Cara Banyuwangi Terapkan IT, Tarik Minat Pemkab Karang Anyar untuk Belajar

20-04-2017

BANYUWANGI – Penerapan teknologi informasi (TI) Pemkab Banyuwangi menarik minat Pemkab Karang Anyar Jawa Tengah untuk belajar. Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Karang Anyar datang bersama delapan  stafnya.

“Kami banyak mendengar tentang Banyuwangi. Bagaimana  kabupaten yang dipimpin Bupati Abdullah Azwar Anas ini  memiliki berbagai inovasi dan menggunakan IT sebagai kendaraan untuk menyukseskan berbagai inovasinya tersebut,” kata Sekretaris Diskominfo Karang Anyar, Agung Cahyo Nugroho.

Agung bersama rombongannya diterima Kepala Seksi Infrastruktur TI Dinas Kominfo Kabupaten Banyuwangi, Arif Fauzi di Lounge Pelayanan Publik Pemkab Banyuwangi, Kamis (20/3).

Agung mengaku tertarik untuk banyak belajar dari Banyuwangi. “Kabar yang kami dengar, di Banyuwangi ini, setiap SKPD yang akan membuat aplikasi, selalu berkoordinasi dengan Diskominfo. Ini membuat kami ingin mengadopsi hal tersebut.  Kedatangan kami ini sekaligus untuk  mencari tahu, langkah apakah yang bisa kami tempuh untuk bekerjasama terkait penerapan IT ini,” ujarnya.

Kasi Infrastruktur Diskominfo Banyuwangi, Arif Fauzi mengatakan, di Banyuwangi semua SKPD open terhadap data yang mereka miliki. “Pada mulanya sulit untuk meminta keterbukaan data dari mereka. Namun karena ‘dipaksa’, akhirnya kini biasa dan tak ada lagi ego sektoral. Semuanya digarap secara keroyokan,” jelas Arif.

Arif mencontohkan bagaimana penanganan kemiskinan digarap bersama. Orang miskin bisa mengajukan Surat Pernyataan Miskin (SPM) secara online dan tidak memakan waktu lama. Tim Unit Gawat Darurat (UGD) Kemiskinan pun aktif bergerak mencari warga miskin yang ada di wilayah Banyuwangi.

“Berkat kerja bareng itu, angka kemiskinan di Banyuwangi menurun secara signifikan. Dari yang awalnya di tahun 2010 angka kemiskinan mencapai 20,4 persen, dan di tahun 2014 banyak ditemukan orang miskin baru. Tahun 2015, data BPS menunjukkan angka kemiskinan Banyuwangi tinggal 9,17 persen. Itu karena sistem yang kami buat terintegrasi antar SKPD, khususnya dengan Bappeda,” terang Arif.

Arif menambahkan, terkait aplikasi, beberapa daerah juga menduplikasi Banyuwangi. “Silahkan saja untuk menimba ilmu banyak-banyak dari Banyuwangi. Nanti kami akan metindaklanjuti dengan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan Memorandum of Understanding (MoU),”pungkas Arif (Humas)

 

  Streaming Blambangan FM

Copyright © 2017 Pemerintah Kabupaten Banyuwangi

Jalan Ahmad Yani 100 Telp. 0333 425001

Website : www.banyuwangikab.go.id