Di Perayaaan Natal, Bupati Anas Ajak Seluruh Umat Jaga Kerukunan

30-12-2016 Di Perayaaan Natal, Bupati Anas Ajak Seluruh Umat Jaga Kerukunan

BANYUWANGI - Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, hadir dan menyapa umat Kristiani dalam Perayaan Natal Bersama Umat Kristiani Se-Kabupaten Banyuwangi di Hotel Surya, Jajag, Banyuwangi, Jumat (30/12) malam. ‎Di kesempatan itu, Anas mengajak umat Kriatiani untuk terus menjaga kerukunan serta turut aktif membangun Banyuwangi.

Situasi dan kondisi Banyuwangi yang selama aman ini, menurut Anas, merupakan buah dari kerukunan yang terus dijaga umat beragama. "Mari terus kita jaga modal yang kita miliki ini. Pembangunan akan lebih berasa maknanya bila kondisi di Banyuwangi ini menyejukkan hati," ujar Anas.

Di acara tersebut, Anas juga menyampaikan prospek dan tantangan Banyuwangi pada 2017. Banyuwangi dengan pengembangan pariwisatanya memiliki prospek yang baik pada 2017. Pariwisata yang menjadi landasan ekonomi kini sudah dirasakan. 

"Kini sudah banyak orang datang ke Banyuwangi. Sehingga aktivitas ekonomi masyarakat tumbuh," kata Anas. 

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pendapatan per kapita warga melonjak 80 persen dari Rp20,8 juta per tahun pada 2010 menjadi Rp 37,7 juta per tahun pada 2015.‎ BPS juga baru saja merilis, Banyuwangi merupakan daerah dengan biaya hidup paling murah‎. Dalam satu bulan di Banyuwangi, dengan satu keluarga berjumlah empat orang hanya membutuhkan biaya Rp 3,03 juta.

"Biaya hidup di Banyuwangi paling rendah di Indonesia. Jadi enak tinggal di Banyuwangi," kata Anas.

Pemkab Banyuwangi juga terus membenahi infrastruktur. Bandara Blimbingsari terus dibenahi. Bahkan tahun depan, akan ada penerbangan langsung (direct flight) dari Jakarta ke Banyuwangi dan sebaliknya. Ketika daerah lain baru mengajukan pembuatan bandara, Banyuwangi telah punya. Jalan-jalan sebagai penunjang distribusi ekonomi terus dibangun.

"Suksesnya program pembangunan di Banyuwangi bukan hanya keberhasilan pemerintah saja. Tapi hasil kerja keras bersama, termasuk saudara-saudara umat kristiani," kata Anas. 

Namun, menurut Anas, di tahun 2017, tantangan ekonomi juga berat. Pertumbuhan ekonomi global dan nasional yang belum pulih serta terbatasnya kemampuan fiskal negara pasti berimbas ke daerah.

Karena itu, Pemkab Banyuwangi fokus ke sektor-sektor yang langsung berdampak ke masyarakat, seperti pertanian, pariwisata, dan ekonomi kreatif.‎ "Pariwisata menjadi pengungkit karena turunannya banyak, termasuk ke pertanian dan ekonomi kreatif," kata Anas.

Anas juga meminta agar umat Kristiani turut menjaga perkembangan anak-anak. Kini mulai marak anak-anak menderita penyakit yang dulu hanya dialami oleh orang dewasa. Ini salah satunya karena pola makan. Anas meminta agar umat kristiani menjaga pola makan anak-anak.

"Jajanan anak-anak, di rumah dan sekolah harus bersama kita jaga. Ini demi anak-anak kita," kata Anas.

Selain itu, Anas juga mengucapkan terima kasih pada umat kristiani karena selama ini turut menjaga terwujudnya kedamaian antar umat beragama. 

"Selama ini umat kristiani telah bersama-sama menjaga kedamaian dan kerukunan umat beragama. Saya sampaikan terima kasih, dan selamat merayakan Natal," pungkas Anas. 

Sebelumnya, pada tanggal 28 Desember umat Katolik yang tergabung dalam Dekanant Blambangan menggelar perayaan Natal di gedung serba guna Klenteng Hoo Tong Bio yang dihadiri Wakil Bupati Banyuwangi Yusuf Widyatmoko. Perayaan tersebut juga diisi atraksi budaya pesisiran dan berbagai penampilan dari anak-anak perwakilan masing-masing gereja. (humas)

 


Copyright © 2017 Pemerintah Kabupaten Banyuwangi

Jalan Ahmad Yani 100 Telp. 0333 425001

Website : www.banyuwangikab.go.id