Dukcapil Banyuwangi Raih Penilaian Kategori A Dari Kemenpan RB

03-03-2017

BANYUWANGI – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Banyuwangi mendapatkan penghargaan sebagai Unit Pelayanan Publik terbaik Role Model dari Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB). Dukcapil meraih Kategori A atau nilai terbaik pada penghargaan ini.

Penghargaan tersebut diberikan kepada unit pelayanan publik terbaik role model hasil penilaian 59 Kabupaten/Kota. Penghargaan diserahkan menpan RB Asman Abnur di Kantor Kementerian PANRB, Kamis (02/03). Selain Dukcapil, dua satuan kerja perangkat daerah (SKPD) lainnya juga mendapatkan penghargaan yang sama yakni rumah sakit umum daerah (RSUD) Blambangan dan Badan Pelayanan Perijinan Terpadu (BPPT).

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan pemerintah daerah terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat. Hal ini dilakukan dengan meningkatkan kapasitas SDM aparatur sipil negara (ASN) dan meringkas alur pelayanan bagi masyarakat hingga lebih mudah dan cepat lewat pemanfaatan teknologi informasi (TI).

“Kami terus mendorong kinerja birokrasi menjadi lebih efektif, efisien, responsif dan transparan dalam menjalankan tugas pelayanan publik. Sambil membenahi pelayanan agar lebih cepat dan mudah dengan memanfaatkan TI di berbagai macam pelayanan pemerintah daerah,” kata Anas.

Dinas Kependudukan dan Catatan sipil daerah menjadi salah satu instansi yang terus didorong untuk meningkatkan kualitas layanannya. Karena Dukcapil memberikan pelayanan berbagai keperluan administrasi penting masyarakat seperti kartu tanda penduduk (KTP), kartu keluarga (KK), Akta kelahiran  dan lainnya.

“Dukcapil memberikan pelayanan administrasi dasar yang sangat penting bagi masyarakat. Karena itu kami terus mendorong inovasi pelayanan yang memudahkan bagi warga,” kata Anas.

Salah satu penilaian yang membuat Dukcapil memperoleh Kategori A, adalah program inovasi Lahir Procot Pulang Bawa Akta. Program ini memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengurus akta kelahiran bayi yang baru dilahirkan secara cepat dan tanpa biaya.

“Sebelum ada program ini pengurusan kelahiran membutuhkan waktu lama terutama bagi mereka tembat tinggalnya jauh di pelosok desa. Tapi kini proses pembuatan akta hanya butuh waktu 1-2 hari saja karena bisa diurus oleh tempat persalinan baik puskesmas atau RS yang sistemnya sudah terintegrasi secara online dengan Dukcapil,” beber anas.

Tempat persalinan yang melayani program ini adalah seluruh puskesmas di Banyuwangi yang jumlahnya mencapai 45 unit, dua RSUD pemerintah dan lima RS swata yang telah bekerjasama dengan pemkab. Syarat yang dibutuhkan untuk kepengurusan akta lahir super kilat ini antara lain KTP orang tua, KK dan nama calon bayi. Nama sudah harus disiapkan, sehingga saat bayi lahir bisa diproses langsung akta kelahirannya. Sampai saat ini, sudah lebih dari 60 ribu telah diterbitkan aktanya lewat program ini.

“Ini merupakan program three in one dimana selain mendapatkan akta orangtua juga langsung mendapatkan kartu keluarga baru dan bayi juga mendapatkan kartu identitas anak (KIA),” kata Anas.

Ditambahkan Kepala Dukcapil Banyuwangi Jafri Yusuf penilaian tim Kemenpan RB juga dilakukan pada beberapa hal lain di Dukcapil seperti standar pelayanan (SP) yang dimiliki oleh Dinas, dan sarana prasarana bagi warga yang melakukan pelayanan.

“Tim Kemenpan RB menilai Dukcapil telah memiliki standar pelayanan yang baik begitu juga dengan sarana prasarana bagi warga yang mengantre pelayanan sangat memadai. Adanya sarana pengaduan berupa kotak saran dan unit informasi pengaduan yang kami miliki juga menambah poin penilaian,” kata Jafri.

Survey kepuasan masyarakat (SKM) yang dilakukan dukcapil setiap tahun juga memberikan kontribusi pada  penilaian oleh Kemenpan RB. “Kami rutin melakukan survei kepuasan masyarakat engan melibatkan lembaga survey independen untuk mengulur apakah pelayanan yang kami berikan sudah dirasa memuaskan oleh masyarakat. SKM ini kami jadikan bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan,” pungkasnya. (Humas)


Copyright © 2017 Pemerintah Kabupaten Banyuwangi

Jalan Ahmad Yani 100 Telp. 0333 425001

Website : www.banyuwangikab.go.id