Jelang Natal dan Tahun Baru, Polres Gelar Operasi Lilin Semeru 2017

21-12-2016

BANYUWANGI - Menjelang  Peringatan Natal dan Tahun Baru 2017, Polres Banyuwangi menggelar rapat koordinasi (rakor) pengamanan “Operasi Lilin Semeru 2017, di Ruang Rapat Mapolres Banyuwangi, Rabu(21/12).

Rakor pengamanan perayaan hari raya umat kristiani dan Tahun Baru ini, menghadirkan forum pimpinan daerah (forpimda) dan forum kerukunan umat beragama (FKUB), ASDP, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dan SKPD terkait. Diantaranya, Dinas Perhubungan, Telekomunikasi  dan Informatika (Dishubkominfo); Dinas Kesehatan;  Dinas PU Bina Marga; dan Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Pertambangan.

Operasi lilin Semeru adalah, operasi kemanusiaan pengamanan Natal dan Tahun Baru yang dilaksanakan pada tanggal 23 Desember – 2 Januari 2017. Operasi ini untuk memberikan rasa aman bagi umat Kristiani saat menjalankan ibadah, sekaligus mengantisiapasi keramaian dan kemacetan arus lalu lintas di musim liburan sekolah dan puncaknya  pada malam tahun baru.

Wakil Bupati Banyuwangi, Yusuf Widyatmoko, mengatakan pengamanan natal dan Tahun Baru 2017 sama seperti pengamanan hari raya Idul Fitri. Sifatnya umum memberikan ketenangan kepada umat kristiani yang sedang melaksanakan ibadahnya.  “Saya kira Banyuwangi akan aman. Karena selama ini tidak ada gejolak apapun. Banyuwangi adalah daerah yang aman dan kondusif, kita hanya perlu menjaga kekompokan dan bekerja sama saja,” kata Wabup.

Kapolres Banywangi, AKBP Agus  Yulianto, menyatakan pengamanan menjelang Natal dan Tahun baru ini adalah agenda rutin yang selalu dilakukan oleh aparat keamanan dan forpimda dalam menjaga umat kristiani melakukan ibadah. “Meski ini susah rutin tapi saya meminta para anggota untuk tidak lengah. Tetap melakukan pengamanan disejumlah titik yang telah disepakati dalam rakor ini,” kata Kapolres.

Titik-titik yang menjadi fokus pengamanan Natal dan Tahun Baru, diantaranya gereja, pusat perbelanjaan, pemukiman, jalan-jalan utama, tempat-tempat rekreasi, stasiun kereta api, terminal bus, pelabuhan dan bandara, pasar dan pemukiman penduduk yang ditinggalkan pemiliknya.

Untuk menjaga  keamanan di lingkungan tempat ibadah khususnya Gereja, imbuh Kapolres, pihaknya juga telah siaga. Namun mengingat jumlah personil yang terbatas, hanya 1.600 anggota dengan wilayah yang cukup luas  diminta ada pengamanan dari dalam agar lebih aman.Misalnya ada security yang ikut memeriksa setiap jamaah yang akan melakukan ibadah.  

Selain itu yang perlu diamankan adalah Pelabuhan Ketapang. Ketapang adalah pintu masuk dan keluarnya masyarakat, perlu waspada apalagi musim liburan. “Kami akan tempatkan anggota dari polsek untuk menjaga kertiban, keamanan dan kelancaran lalu lintas yang kerja sama dengan penyebrangan,” ujar Kapolres.

Sebelum operasi lilin dilaksanakan, sebagai persiapan keamanan akan digelar apel gelar operasional yang akan dilaksanakan di lapangan parkir ASDP, Kamis pagi (22/12). (Humas)  

 


Copyright © 2017 Pemerintah Kabupaten Banyuwangi

Jalan Ahmad Yani 100 Telp. 0333 425001

Website : www.banyuwangikab.go.id