PKK Kembangkan Waluh Menjadi Makanan Olahan Kue Kering

15-03-2017

 

BANYUWANGI -   Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Banyuwangi selalu punya inovasi baru dalam membekali kadernya mengembangkan makanan olahan pangan. Salah satunya, menggelar kembali pelatihan pembuatan kue kering dan basah dari bahan non terigu dari Waluh.

Pelatihan ini digelar di Gedung Wanita Paramitha Kencana, Rabu (16/3) dengan melibatkan 85 kader PKK dari Kecamatan Banyuwangi dan Kecamatan Genteng. Dalam pelatihan ini, peserta dari kelurahan dan desa dari dua kecamatan tersebut langsung praktek membuat kue kering dari  bahan non beras, salah satunya labu atau waluh. Kue-kue yang  dibuat dalam pelatihan ini antara lain, kue labu kering, brownies, kue pie dan aneka puding.

Ketua Tim PKK Kabupaten Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani Azwar Anas menyatakan, pelatihan ketrampilan sangat penting dan memiliki banyak manfaat. Salah satunya, membantu mengembangkan deversivikasi waluh menjadi bahan makanan olahan lain. Selain juga yang paling penting meningkatkan ekonomi keluarga dengan jalan sebagai modal membuka usaha usaha kecil.

Ditambahkan Ny Dhani Azwar Anas, dipilihanya buah waluh untuk pelatihan ini, karena waluh bisa dijadikan olahan yang variatif. Apalagi buah waluh ini banyak diperoleh di Banyuwangi. “Ini juga bisa mengangkat nilai ekonomi waluh yang selama ini hanya bisa direbus atau dikolak saja. Tapi dengan inovasi saat ini, waluh bisa dijadikan beragam kue olahan yang enak,”katanya.

“Selain itu kami juga berharap kue olahan kader ini juga bisa menambah daftar kue khas Banyuwangi. Selain bentuk safety keamanan pangan bagi keluarga loh,” kata Ny Anas, ketika membuka pelatihan ini.

Untuk pemasarannya, kata dia, akan dirsinergikan dengan SKPD, Dinas Perdagangan khususnya. “Kami minta SKPD terkait menambah pelatihan seperti packaging atau pembuatan label untuk hasil kue bisa sempurna. Sehingga hasil kue olahan kader benar-benar bisa dipasarkan,” tuturnya

Selama mengikuti pelatihan, para kader ini tampak antusias dan menyimak apa yang diarahkan oleh tenaga ahli pembuat kue. Bahkan, dari mereka ada yang bercita-cita setelah mengikuti pelatihan ingin mengembangkannya untuk membuka usaha di rumahnya. Kader ini adalah Kurniati asal Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Banyuwangi. “Sudah sejak lama saya ingin membuka usaha jualan kue, namun belum pernah kesampaikan. Saat saya disuruh mewakili kelurahan ikut pelatihan saya girang, saya akan perhatikan sungguh-sungguh agar bisa usaha baru,” katanya.

Saat mengikuti pelatihan para kader PKK diberikan bahan dan alat secara gratis oleh PKK. Untuk pelatihan pembuatan kue kering, masing-masing kader diberikan  alat oven dan timbangan untuk peserta yang mengikuti pelatihan kue basah. Total alat pembuat kue yang diserahkan Ketua Tim Penggerak PKK ada, 90 mixer, puluhan oven, langseng dan timbangan kepada peserta. Untuk kegiatan ini, PKK menyiapkan anggaran Rp 104 juta. (Humas)  

 

  Streaming Blambangan FM

Copyright © 2017 Pemerintah Kabupaten Banyuwangi

Jalan Ahmad Yani 100 Telp. 0333 425001

Website : www.banyuwangikab.go.id