Wisman Kian Minati Pertunjukan Seni di Banyuwangi

BANYUWANGI – Para wisatawan mancanegara (wisman) dan wisatawan domestik makin meminati beragam pertunjukan seni-budaya yang digelar secara rutin di Kabupaten Banyuwangi. Pertunjukan seni menjadi pelengkap destinasi bagi wisatawan setelah seharian mengunjungi destinasi wisata alam.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, di Banyuwangi kini rutin digelar pertunjukan seni-budaya. Bukan hanya bersifat mingguan, tapi harian. Setiap hari, para pelajar dari berbagai desa dan sanggar-sanggar seni unjuk kreativitas seni di Rumah Kreatif yang terletak tak jauh dari kantor pemerintah daerah.

”Secara bergiliran mereka tampil. Hari ini sekolah atau sanggar dari desa A, besok dari desa B, dan seterusnya. Itu sudah kita mulai sejak Februari lalu. Ini juga bagian dari upaya meregenerasi pelaku seni dan menumbuhkan rasa cinta seni-budaya sejak dini,” kata Anas.

Untuk akhir pekan, pertunjukan seni digelar di Taman Blambangan yang terletak tepat di jantung kota Banyuwangi. Aksi seni di Taman Blambangan ini lebih didominasi penampilan para pelaku seni profesional. Beragam seni ditampilkan, mulai dari tari, musik, hingga teater.

Beragam pertunjukan seni tersebut menyedot perhatian wisatawan yang sedang berlibur di Banyuwangi. Seperti terlihat pada Sabtu malam (4/3), di mana para wisman dan wisatawan domestik tampak menjubeli Taman Blambangan. Dimitri, salah seorang wisman asal Rusia, bahagia bisa menyaksikan aksi seni di Banyuwangi yang dinilainya cukup menarik.

”Saya senang bisa melihat ini. Aksinya atraktif dan penuh antusias. Saya ingin menyaksikannya lagi dan ke depan ingin kembali berlibur di Banyuwangi,” ujar Dimitri yang berlibur di Banyuwangi bersama tiga temannya.

Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi Yanuar Bramuda menambahkan, aksi seni-budaya ini melengkapi destinasi wisata alam di Banyuwangi. Pertunjukan seni bisa memperpanjang siklus destinasi wisatawan, sehingga lama tinggal dan belanja wisatawan meningkat.

”Setelahmenjelajah ke berbagai pantai, mendaki Gunung Ijen untuk melihat api biru, atau berpetualang ke belantara taman nasional, para wisatawan bisa menikmati pertunjukan seni-budaya ini. Atau juga menikmati berbagai event dalam rangkaian Banyuwangi Festival. Sehingga, Banyuwangi tidak dikenal hanya dari satu atau destinasi. Belanja wisatawan juga otomatis naik karena lama tinggal mereka bertambah,” papar Bramuda.

Dengan demikian, sambung Bramuda, aksi seni-budaya yang digelar rutin ini bermanfaat ganda. Di satu sisi bisa menggairahkan para pelaku seni dan menumbuhkan generasi muda yang cinta seni. Di sisi lain, bisa ikut meningkatkan sektor pariwisata. (Humas)