Garuda Resmi Garap Rute Jakarta-Banyuwangi Mulai 21 Agustus

 

BANYUWANGI - Maskapai Garuda Indonesia bakal menggarap rute langsung (direct flight) Jakarta-Banyuwangi dan sebaliknya mulai 21 Agustus 2017.

Manager HR and General Affairs for Domestic Region 3 (Jawa, Bali, Nusa Tenggara) Garuda Indonesia, Hartono Hadiwiyoto, mengatakan, pihaknya menggarap rute tersebut karena prospek pasar yang cukup cerah.

"Survei pasar kami menunjukkan cukup prospektifnya pasar rute Jakarta-Banyuwangi. Selain mengincar wisatawan dan dunia usaha yang akan ke Banyuwangi, rute ini juga membidik pasar daerah sekitar Banyuwangi. Jadi kehadiran bandara Banyuwangi dan rute ini ikut menggerakkan ekonomi Jember, Bondowoso, Situbondo, dan daerah Bali Barat," ujar Hartono.

Dari Jakarta (Bandara Internasional Soekarno-Hatta), Garuda bakal bertolak ke Banyuwangi pada pukul 14.15 WIB, dan akan tiba di Bandara Banyuwangi pukul 15.55 WIB. Adapun dari Banyuwangi, pesawat berangkat pukul 17.00 WIB dan tiba di Jakarta pada pukul 18.40 WIB. Rute ini digarap dengan pesawat jenis Bombardier berkapasitas 96 tempat duduk.

Dengan dibukanya rute Jakarta-Banyuwangi oleh Garuda Indonesia, berarti sudah ada dua maskapai yang melayani rute tersebut. Sebelumnya, sejak 16 Juni lalu, Grup Sriwijaya Air lewat NAM Air telah resmi melayani Jakarta-Banyuwangi. 

Sebelumnya, Garuda Indonesia telah membuka dua kali penerbangan per hari rute Surabaya-Banyuwangi dan sebaliknya pada pagi dan siang. Di dua jadwal tersebut tingkat keterisian seat selalu mencapai 80 persen. "Load factor penerbangan Surabaya-Banyuwangi tiap hari berada di 80-85 persen persen. Ini menunjukkan Banyuwangi menjadi pasar yang sehat, dan kami yakin rute Jakarta-Banyuwangi juga akan diminati pasar," kata Hartono.

Dia menambahkan, rute langsung Jakarta-Banyuwangi juga menargetkan segmen wisatawan mancanegara, khususnya dari Eropa. Selama ini, wisatawan Eropa memang mendominasi kunjungan ke Banyuwangi, terutama dari Perancis, Belanda, Spanyol, Rusia, dan Inggris. Sesi puncak kunjungan wisman Eropa ke Banyuwangi mulai Juli sampai Oktober tiap tahunnya.

"Rute ini tidak sekadar untuk memenuhi pasar Jakarta-Banyuwangi saja, tapi kami incar pasar wisman Eropa. Maka jadwalnya pun kami sesuaikan dengan jadwal keberangkatan pesawat dari dan ke Eropa," papar Hartono.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menyambut baik pembukaan rute itu. Dengan demikian, masyarakat bisa memiliki banyak pilihan jadwal penerbangan. "Dengan masuknya Garuda, masyarakat bisa memilih jadwal keberangkatan sesuai kebutuhan. Ada yang pagi oleh NAM Air, ada sore oleh Garuda. Makin lengkap karena juga ada penerbangan dari Surabaya ke Banyuwangi pada pagi oleh Garuda, serta siang oleh Wings Air dan Garuda," kata Anas.

Tidak hanya warga Banyuwangi, namun masyarakat sekitar seperti Jember, Bondowoso, Situbondo, Lumajang, dan Bali barat makin dimudahkan dengan penerbangan ini.

"Banyuwangi menjadi pendorong ekonomi kawasan timur Pulau Jawa dan Bali bagian barat. Rute ini juga makin meningkatkan arus wisatawan mancanegara, sehingga Banyuwangi bisa berkontribusi menyukseskan target Presiden Jokowi mencapai 20 juta wisman pada 2019," pungkas bupati berusia 43 tahun ini. (*)