Lepas Kafilah ke Final Pentas PAI Jatim 2021, Bupati Ipuk: Semangat Anak-Anakku, Semoga Pulang Bawa Piala

Banyuwangi – Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyemangati tiga kafilah Banyuwangi yang berhasil maju ke babak final lomba ‘Pentas Keterampilan Seni dan Pendidikan Agama Islam (PAI) Tingkat Provinsi Jawa Timur 2021’. Mereka adalah Abdul Ghofur (finalis MTQ tingkat SMP), Amelia Novita Candra Dewi (finalis pidato tingkat SMP), dan Fahim (finalis Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ) Tahfidz juz 30 tingkat SD).

Didampingi Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi H. Slamet beserta tim, tiga kafilah ini bertemu Bupati Ipuk di Kantor Pemkab Banyuwangi, Senin (11/10/2021).

“Saya senang hari ini bisa bertemu dengan anak-anak hebat seperti kalian. Selamat, kalian sudah terpilih di posisi ini. Di luar sana pasti banyak anak-anak lain yang ingin seperti kalian. Mudah-mudahan lombanya lancar, dan apa yang menjadi hajat kalian dikabulkan oleh Allah SWT. Terus semangat ya anak-anakku,” kata Ipuk.

Tiga kafilah tersebut akan mengikuti final lomba ‘Pentas Keterampilan Seni dan PAI ke-5 Jawa Timur’ di Kabupaten Sidoarjo. Babak final akan digelar tiga hari pada 12-14 Oktober 2021.

“Persiapkan diri kalian sebaik-baiknya, terutama kesehatan. Istirahat yang cukup dan konsumsi makanan yang sehat. Mudah-mudahan kalian bisa pulang membawa piala. Banyuwangi bangga memiliki kalian,” kata Ipuk.

Ipuk juga berterima kasih kepada pihak Kantor Kemenag Banyuwangi yang terus memberikan pendampingan kepada anak-anak, khususnya terkait pendidikan akhlak dan agama Islam.

Ipuk pun mengaku, sangat mengapresiasi kegiatan lomba yang digelar Pemprov Jatim ini. “Selama pandemi Covid-19, proses belajar mengajar pasti terpengaruh. Maka konsep lomba seperti ini menjadi cara memotivasi anak-anak untuk terus belajar. Saya harap Dispendik bisa mengadopsi cara seperti ini agar anak-anak kita terus termotivasi belajarnya,” ujar Ipuk.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Banyuwangi H. Slamet menjelaskan, lomba Pentas PAI ini diikuti 1.063 peserta dari 38 kabupaten/kota se-Jatim. Untuk Banyuwangi sendiri, tahun ini mengirimkan 8 kafilah.

“Tahun ini, kita mengirimkan 8 kafilah. Alhamdulillah, tiga di antaranya berhasil masuk ke babak final,” ujar H. Slamet.

Lomba ini mengkompetisikan 8 cabang lomba. Antara lain Musabaqah Tilawatil Qur’an tingkat SD dan SMP; pidato PAI tingkat TK, SD, dan SMP; Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ) jenjang TK dan SD; Cerdas Cermat PAI (LC2P) jenjang SD dan SMP; Kaligrafi Islam (LKI) jenjang SMP; lomba adzan dan iqamah untuk TK; serta lomba  menyanyi tingkat TK.

Khusus SMA/SMK yang dilombakan adalah karya tulis Cerita Islami (Ceris). Puncak finalnya masih akan digelar pada 10 November mendatang, bertepatan dengan Hari Pahlawan.

“Kita optimis bisa menang. Dari 38 kab/kota yang ikut, hanya 6 daerah yang masuk babak final, termasuk Banyuwangi. Dengan tiga kafilah kita yang terpilih, kita memiliki peluang besar menjadi juara umum. Semoga Allah ridlo,” kata H. Slamet. (*)