Margiono: Tak Alasan Wartawan Arogan, Angkuh dan Sok Pintar

Senin, 3 Maret 2014


BANYUWANGI – Sejarah baru organisasi profesi wartawan di Banyuwangi tercipta dengan dilantiknya kepengurusan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Banyuwangi periode 2014 -2017, di Pendopo Shaba Swgata, Minggu (2/3) l oleh Ketua PWI Jawa Timur, A Munir serta disaksikan langsung Ketua PWI Pusat Margiono. Margiono yang datang secara khusus ini didampingi Bupati Abdullah Azwar Anas serta jajaran forum pimpinan daerah (Forpimda) Banyuwangi.

Kepengurusan PWI ini digawangi 29 insan pers dari media cetak, eletronik yang bertugas di Banyuwangi.  Pelantikan pengurus PWI ini mendapat apresiasi positif dari Bupati Anas. Dalam sambutannya, Bupati Anas berharap PWI Banyuwangi bisa menjadi organisasi profesi yang profesional. “Kode etik jurnalistik ditegakkan, ini akan sangat berpengaruh terhadap pembangunan daerah,” ujar Bupati Anas.

Lebih jauh Bupati Anas mengatakan, insan pers juga harus mampu mendorong komunitas masyarakat untuk memaksimalkan peran pencapaian pembangunan. “Insan media harus mendorong komunitas masyarakat yang lain agar memiliki peran yang lebih maksimal di dalam proses pencapaian tujuan pembangunan,” tutur Bupati.

Sementara itu, Ketua PWI Pusat Margiono, menyatakan tidak ada alasan bagi wartawan untuk bersikap arogan, sombong, angkuh dan sok pintar. “Wartawan harus terus mengikuti dan mengimbangi perkembangan masyarakat di wilayah kerjanya. Apalagi bupatinya pintar,” ujar Margiono.

Selain itu, Margiono juga menambahkan, menuju profesionalisme uji kompetensi wartawan sangat diperlukan. Seiring dengan hal itu, Dewan Pers sudah mengeluarkan surat edaran bahwa dalam waktu yang tidak terlalu lama wartawan yang boleh melakukan operasional kewartawanan adalah wartawan yang bersertifikasi.

Sementara Ketua PWI Banyuwangi, A Choliq Baya mengatakan, anggota PWI diharapkan bisa meningkatkan profesionalismenya dalam menjalankan tugas jurnalistiknya. “Untuk menunjang peningkatan profesionalisme seluruh anggota PWI diharapkan mengikuti uji kompetensi yang dilakukan PWI Jatim. Uji kompetensi yang diadakan PWI Jatim dijadwalkan akan dilaksanakan di Banyuwangi pada April mendatang,” ujarnya. (Humas & Protokol) .

 



Berita Terkait

Bagikan Artikel :