Tiga Ribu Guru TK Berkompetisi di 9 Cabang Olahraga

Senin, 22 Januari 2018


Banyuwangi – Banyuwangi menggelar Pekan Olah Raga (POR), Guru Taman Kanak-Kanak (TK) ke-6 di lapangan Pengantigan Rogojampi, Jumat (19/1). Sebanyak 3000 guru TK berkompetisi di 9 cabang olahraga. 

POR tersebut dibuka oleh Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas. Anas berharap, pelaksanaan POR ini menjadi ajang para guru untuk memperkuat kekompakan. 

"Selama POR, guru-guru TK dari seluruh kecamatan akan berkumpul di sini. Semoga, bisa memperkuat silaturahim dan kekompakan. Manfaatkan juga kesempatan ini untuk bertukar inovasi dan inspirasi, menciptakan hal-hal baik di lingkungan sekolah masing-masing,” kata Anas.

POR ini dilaksanakan selama tiga hari, Jumat-Minggu (19-21 Januari). Para guru yang tergabung dalam Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI), akan berkompetisi dalam 9 cabang olahraga dan seni. Antara lain gobak sodor, paduan suara, lomba tari dan lukis.

Menurut Anas, keberadaan guru TK sangat penting karena mereka pilar pendidikan pertama setelah PAUD.

Guru TK sangat berperan dalam menanamkan nilai-nilai positif yang akan menjadi landasan kuat bagi pendidikan anak selanjutnya.

“Anak akan selalu mengingat apa yang mereka pelajari sejak kecil. Makanya, guru TK ini perannya besar untuk mencetak karakter generasi penerus yang baik. Oleh karena itu, mari terus bekerja keras menciptakan SDM yang unggul menuju Banyuwangi yang semakin maju,” kata Anas di hadapan ribuan guru TK yang hadir.

Sebagai apresiasi, lanjut Anas, tahun ini Pemkab Banyuwangi menaikkan honor para guru tidak tetap (GTT), dan guru kategori 2 (k2) dari yang semula Rp. 300.000 menjadi Rp. 750.000 dan Rp. 1 juta. 

“Untuk tahun ini sudah kami anggarkan Rp. 35 miliar. Inilah yang kami kerjakan untuk pengembangan SDM Banyuwangi. Jadi tidak hanya jalan saja yang kita bangun, tapi kami juga berupaya bagaimana pendidikan jadi lebih baik,” lanjutnya. (*)



Berita Terkait

Bagikan Artikel :