Jumlah usaha yang tercatat melalui kegiatan Sensus Ekonomi tahun 2006 (SE’06) di Kabupaten Banyuwangi ada sebanyak 207.577 usaha diluar sektor pertanian. Dari jumlah ini, 81.629 usaha diantara-nya merupakan usaha yang dilakukan di luar bangunan dan umumnya apabila menggunakan bangunan cenderung tidak permanen. Selebihnya 125.948 usaha tergolong usaha yang kegiatannya sudah menggunakan bangunan permanen. Penggunaan bangunan per-manen pada umumnya berupa bangunan khusus untuk usaha dan bangunan campuran atau bangunan yang digunakan untuk usaha dan juga sekaligus sebagai tempat hunian. Tidak permanen bisa berupa usaha kaki-5, los/koridor, pangkal-an ojek motor dan berupa pe-dagang keliling.


Bila diperhatikan berdasar kan sektor kegiatan usahanya, maka usaha-usaha yang bergerak disektor perdagangan masih merupakan sektor ekonomi yang paling banyak diminati oleh pelaku usaha di Ka-bupaten Banyuwangi jumlahnya mencapai 95.445 usaha. Kedua terbanyak ada pada sektor industri yang jumlahnya tercatat 42.559 usaha. Ketiga sektor jasa-jasa dengan jumlah sebanyak 20.847 usaha. Perlu diketahui bahwasanya kegiatan usaha yang menggunakan bangunan tidak permanen yang ter-diri atas usaha kaki-5, los/ koridor, pangkalan ojek motor dan berupa pedagang keliling seluruhnya tidak memiliki status badan usaha. Na-mun untuk usaha yang mempunyai lokasi tempat usaha permanen, kepemilikan status badan usaha rupanya sudah menjadi perhatian.

Tenaga kerja yang terserap diberbagai sektor kegiatan usaha jumlahnya mencapai 401.881 orang. Terbanyak bekerja pada usaha perdagangan besar dan eceran yang jumlahnya mencapai 95.445 orang. Kedua, pada usaha industri pengolahan sebanyak 42.559 orang. Ketiga, bekerja pada usaha jasa kemasyarakatan, Sos-bud, Hiburan dan perorangan lain tercatat 20.847 orang dan pada usa-ha akomodasi dan makan minum ada sebanyak 20.257 orang serta selebihnya menyebar diberbagai kegiatan usaha yang ada.

Usaha-usaha yang meng-gunakan lokasi tempat usaha dengan bangunan khusus rupanya men-yerap tenaga kerja terbanyak. Usaha yang menggunakan blokasi tempat usaha bangunan campuran berupa rumah hunian juga digunakan untuk usaha telah menyerap tenaga kerja terbanyak kedua. Selain itu pedagang keliling juga menyerap tenaga kerja yang relatif cukup banyak dengan urutan jumlah setelah usaha dengan penggunaan lokasi tempat usaha bangunan campuran.


1. Pertambangan dan Penggalian
Penyebaran usaha ini tergolong kurang merata, mungkin lebih disebabkan oleh faktor geo-grafis. Sehingga populasi usahanyapun masih relatif sedikit. Usaha jenis ini banyak dijumpai di Keca-matan Songgon, Wongsorejo, Singojuruh, Glenmore dan Purwoharjo.


2. Industri Pengolahan
Kegiatan merubah bahan baku menjadi barang setengah jadi atau barang jadi yang diikuti dengan naiknya nilai tambah barang tersebut, umumnya didefinisikan sebagai industri pengolahan. Kegiatan seperti ini banyak ditemukan di Kecamatan Srono, Rogojampi, Muncar, Genteng dan Kabat.


3. Listrik, Gas dan Air
Populasi usaha ini keberadaannya sangat terbatas, tidak seluruh kecamatan di Kabupaten Banyuwangi bisa ditemukan usaha ini. Umumnya di Kecamatan Songgon, Glenmore, Licin, Kalibaru, dan Kalipuro.


4. Konstruksi
Konstruksi tidak selalu identik dengan perusahaan kontraktor bangunan saja, usaha ini bisa dilakukan oleh perorangan apabila mekanisme kerjanya sepadan dengan usaha konstruksi. Populasi usaha ini banyak ditemukan di Kecamatan Kabat, Genteng, Rogojampi, Banyuwangi dan Srono.


5. Perdagangan Besar dan Eceran
Selain banyak diusahakan oleh penduduk Kabupaten Banyu-wangi, usaha perdagangan ini juga merupakan usaha terbesar dalam penyerapan tenaga kerja. Bila dikaji lebih jauh, dari seluruh nilai pro-duksi / omzet / pendapatan yang tercatat dalam pendataan Sensus Ekonomi 2006, sekitar separuhnya merupakan nilai produksi / omzet / pendapatan dari kegiatan usaha per-dagangan besar dan eceran. Menurut populasinya banyak diusahakan di Kecamatan Muncar, Srono, Gen-teng, Rogojampi, dan Banyuwangi.


6. Akomodasi dan Makan Minum
Usaha ini tergolong relatif banyak dan cukup menyebar keseluruh pelosok Kabupaten Banyuwangi. Penyediaan akomo-dasi dan makan minum banyak terdapat di Kecamatan Banyu-wangi, Srono, Muncar, Rogojampi, dan Kalipuro.


7. Transportasi, Pergudangan dan Komunikasi
Bila diperhatikan persebar-an dari usaha ini yang relatif cukup merata, namun berdasarkan populasinya usaha ini banyak ditemukan di Kecamatan Banyuwangi, Gen-teng, Muncar, Kalipuro dan Rogo-jampi.


8. Perantara Keuangan
Perantara keuangan bisa berupa Bank, Asuransi atau lembaga keuangan bukan bank sampai dengan rentenir yang dilakukan perorangan asalkan diusahan secara ekonomi. Usaha ini banyak ditemu-kan di Kecamatan Banyuwangi, Genteng, Gambiran, Rogojampi dan Purwoharjo.


9. Real estat, Usaha Persewaan
Seluruh kecamatan di Kabupaten Banyuwangi usaha ini ber-kembang dengan baik. Berdasarkan populasinya banyak ditemukan di Kecamatan Banyuwangi, Genteng, Glagah, Rogojampi dan Purwo-harjo.


10. Jasa Pendidikan
Pendidikan merupakan kebutuhan hidup yang paling esensial bagi semua orang. Dimaksud usaha ini berupa lembaga pendidikan formal dan nonformal. Bisa diusahakan oleh pemerintah, swasta dan perorangan. Umumnya banyak di-usahakan di Kecamatan Genteng, Cluring, Srono, Kabat dan Banyuwangi.


11. Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial
Seperti halnya jasa pendidikan, usaha ini bisa juga diusahakan oleh pemerintah, swasta dan perorangan. Seperti Rumah Sakit pemerintah dan swasta, Puskesmas serta fasilitas kesehatan lainnya. Termasuk disini pengobatan non-medis serta layanan dalam panti maupun diluar panti. Usaha-usaha jasa kesehatan dan kegiatan lainnya banyak terdapat di Kecamatan Muncar, Banyuwangi, Genteng, Rogojampi dan Kalipuro.


12. Jasa Kemasyarakatan, Sosbud, Hiburan dan Perorangan Lainnya
Populasi usaha ini lebih didominasi oleh usaha yang bersifat jasa. Seperti tukang servis peralatan rumahtangga, tukang cukur, salon, penjahit dan sejenisnya. Sehingga mempunyai kecenderungan pelaku dari usaha ini tidak atau belum mempunyai badan hukum. Sampai dengan tahun 2008 dominasi usaha ini masih terdapat di Kecamatan Banyuwangi, Genteng, Muncar, Wongsorejo dan Rogojampi.


13. Jasa Perorangan yang Melayani Rumah Tangga
Usaha jasa disini berbeda dengan usaha yang terdapat pada jasa kemasyarakatan. Usaha yang dimaksud lebih mengarah pada pelayanan rumah tangga. Seperti juru masak, tukang cuci, tukang kebun, pengurus rumah tangga dan pengasuh bayi. Termasuk juga guru pribadi yang mengajar dirumah, sekretaris pribadi dan sopir pribadi. Usaha seperti ini banyak terdapat di Kecamatan Banyuwangi, Genteng, Kabat, Kalipuro, dan Rogojampi.