Lima Jurnalis Singapura dan Malaysia Promosikan Wisata Banyuwangi

Kamis, 23 Maret 2017


BANYUWANGI - Banyuwangi telah menjadi tujuan wisata internasional. Sebanyak 5 jurnalis media Singapura dan Malaysia diajak melakukan perjalanan wisata ke Banyuwangi untuk mempromosikan Banyuwangi, Selasa (22/3). Mereka dikenalkan dengan pendapa kabupaten, menikmati Kawah Ijen dan air terjun Jagir hingga  ber-snorkeling di Bangsring Under Water.

Para jurnalis asing itu merupakan rombongan ‘The Most Unforgettable Experiences Fam Trip’ yang digelar oleh Kementerian Pariwisata RI. Para awak media yang hadir antara lain dari Gaya Travel Magazine Malaysia, dan dari Singapura ada World Wide Media (WWM), Helloharun Productions, dan Media Markt Worlwide.

Asisten Deputi Pengembangan Pasar Asia Tenggara, Rizki Handayani  mengatakan, kunjungan ke Banyuwangi ini merupakan bagian dari perayaan 50 tahun  ASEAN. Tagline-nya adalah Visit ASEAN at 50 Golden Celebration. “Anggota negara-negara ASEAN membuat kesepakatan untuk menjadikan ASEAN sebagai single destination. Tiap negara diminta membuat media trip,” kata Rizki.  

Khusus Indonesia, terang Rizki, Kemenpar membuat 5 tema, yakni East Java Bali - Overland dengan destinasinya Banyuwangi dan Bali. Kemudian Makassar-Toraja, Medan - Aceh, Labuhan Bajo dan Yogya - Solo. Dipilihnya Banyuwangi sebagai lokasi familiarization trip/fam trip  (tur pengenalan) karena Banyuwangi mulai dikenal di dunia internasional, selain karena obyek wisatanya yang beragam, juga karena berbagai event yang digelar di dalamnya cukup menarik minat wisatawan.

“Ini media promosi yang bagus bagi Banyuwangi. Saya pernah mengunjungi Bali. Setelah  ke sini, ternyata Banyuwangi juga tidak kalah menakjubkan. Ini pasti akan kami promosikan di Singapura,” kata Lye Hoon Song, editor kontribusi Media Markt Worlwide, Singapura.

Banyuwangi, bagi Lye, bisa menjadi alternatif wisata baru di Indonesia. Ada banyak obyek wisata alam yang bisa dinikmati disini. Mulai wisata pantai, desa yang memiliki kultur unik dan gunung yang terkenal dengan api birunya. Yang menarik juga lalu lintasnya yang tidak terlalu padat sehingga membuat nyaman wisatawan yang berkunjung.

“Blue Fire bagi kami sudah tak asing lagi, karena telah banyak diulas berbagai media internasional. Kedatangan kami ke sini ini, salah satunya untuk membuktikan langsung keindahan blue fire,” ungkapnya.

Mereka tiba di Banyuwangi sejak Senin malam (20/3). Selasa pagi, mereka melakukan city tour. Selain berkunjung ke lounge pelayanan publik di areal Kantor Pemkab Banyuwangi dan ke Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, mereka juga  mengunjungi pendapa kabupaten untuk melihat langsung pendapa Sabha Swagata Blambangan yang dibangun dengan konsep green building. 

Para jurnalis asing ini melanjutkan perjalanan wisata mereka dengan mengunjungi obyek wisata andalan Banyuwangi, Kawah Ijen untuk menyaksikan keindahan blue fire. Sebagai pamungkas dari trip wisatanya,  mereka  diajak ke air terjun Jagir dan snorkeling di Bangsring Under Water. (Humas)

 

 


Berita Terkait

Bagikan Artikel :