Persiapan Venue Porprov 95 Persen
Senin, 18 Mei 2015
Banyuwangi - Pemerintah Kabupaten Banyuwangi terus menggeber penyelesaian pengerjaan tempat pertandingan atau venue Pekan Olahraga Provinsi (Porprov). Kabupaten Banyuwangi akan menjadi tuan rumah tunggal Porprov Jawa Timur pada 6-13 Juni 2015. Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, mengaku optimistis penyelesaian fisik venue rampung pada H-10 sebelum Porprov Jatim resmi dibuka.
“Di beberapa venue tinggal pemasanga pagar, toilet, dan pembenahan sedikit-sedikit. Kami terus cek semua tempat pertandingan, targetnya H-10 venue sudah siap,” kata Bupati Anas saat mengunjungi GOR Sahabat, Senin (18/5).
Bupati Anas bersyukur agenda Porprov Jatim membawa dampak positif bagi infrastruktur olahraga di Banyuwangi. Sebab, even olahraga dua tahunan ini mensyaratkan standart nasional untuk venue pertandingan. GOR Sahabat sendiri dijadikan tempat pertandingan bola basket. Di tempat itu, Bupati Anas mencoba langsung lapangan basket yang telah dirombak menyesuaikan standart nasional. “Setelah Porprov, tempat-tempat pertandingan dengan standart nasional ini bisa dimanfaatkan untuk memajukan olahraga di Banyuwangi,” ujarnya.
Kepala Dinas PU Bina Marga, Cipta Karya, dan Tata Ruang Banyuwangi, Mujiono, mengatakan ada 35 venue yang akan digunakan selama sepekan even Porprov Jatim. Pihaknya juga memanfaatkan tempat atau aula milik swasta untuk dijadikan arena olahraga. Tempat pertandingan tersebar pada beberapa kecamatan se Banyuwangi. “Kami berusaha supaya H-10 pembenahan venue sudah selesai. Sekarang sudah 95 persen proses penyelesaiannya,” kata Mujiono.
Ia memastikan 25 dari 35 venue sudah rampung dan siap digunakan untuk pertandingan. Perihal drainase di beberapa titik venue, Mujiono mengaku telah merenovasinya. “Drainase di Stadion Diponegoro sudah kita perbaiki sehingga tidak mengganggu kegiatan,” ujarnya.
Lokasi venue sendiri tidak hanya dipusatkan dikota tapi menyebar di sejumlah kecamatan. Seperti cabor tenis meja yang akan digelar di Gedung Tri Dharma, Kecamatan Genteng, cabor aeromodelling di Kecamatan Glenmore dan pertandingan sepeda BMX di sirkuit Muncar.
Sementara itu pada Porprov 2015 ini jumlah cabang olah raga (cabor) yang dipertandingkan sebanyak 35 cabang, jumlah ini meningkat dari Porprov sebelumnya yang hanya 30 cabor. Jumlah kontingen yang terlibat sebanyak 7500 atlit. Ditambah dengan panitia dan tamu undangan, diperkirakan total sebanyak 9311 orang akan terlibat dalam even ini.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Wawan Yadmadi mengatakan terkait akomodasi penginapan bagi atlit dan official telah disiapkan Mereka akan ditampung dihotel-hotel yang tersebar di seluruh Banyuwangi serta rumah kos dengan standar tertentu. Hotel yang digunakan sebanyak 67 buah dan kamar kos sebanyak 713 kamar. “Banyak kos di Banyuwangi yang fasilitasnya lengkap dan memadai. Untuk urusan penginapan semuanya sudah selesai,” kata Wawan.
Sementara itu terkait konsumsi untuk peserta Porprov, Wawan mengatakan tidak ditangani langsung oleh Pemkab tapi semuanya diserahkan ke kontingen masing-masing. Ini untuk menghindari terjadinya keterlambatan pasokan makanan maupun ketidaksesuaian makanan. “Kita tidak ingin ada kontingen yang berkompetisi di Muncar tapi makanannya dari Banyuwangi dan akhirnya ada keterlambatan. Makanya sekarang katering yang terdekat dengan kontingen atas rekomendasi dari Koni,” ujarnya. (Humas Protokol)