Perusahaan di Banyuwangi Mampu Pasok Telur Beku Premium 1,5 Ton Perbulan
Sabtu, 18 Juni 2016
BANYUWANGI - Jeli menangkap peluang pasar menjadi salah satu kunci sukses keberhasilan sebuah bisnis. Inilah yang dilakukan salah satu perusahaan consumer goods asli Banyuwangi PT. Synergy Jaya Makmur. Perusahaan ini memasok telur beku premium kepada salah satu perusahaan roti skala nasional hingga 1,5 ton perbulan.
Direktur Marketing PT. Synergy Jaya Makmur, Ismail Fauzi mengatakan dimulainya usaha pembuatan telur beku dengan label "Whole Egg" ini diawali dari terbukanya peluang untuk menjadi pemasok telur beku sebagai bahan baku pembuatan roti di salah satu perusahaan roti yakni Mr. Bread. Mr. Bread merupakan merek roti yang dijual digerai salah satu pasar modern berjejaring nasional.
Sebelumnya pabrik pembuatan roti yang terletak di Jember dan memiliki banyak cabang di Indonesia tersebut mendapatkan pasokan telur beku dari sebuah perusahaan besar di Jakarta. “Kalau pasokan telur beku dari Jakarta harus dalam jumlah besar sementara kapasitas ruang pendingin milik Mr. Bread terbatas. Maka kami tawarkan kepada mereka pengiriman rutin dengan jarak kirim dari Banyuwangi juga lebih dekat dengan Jember,” kata Ismail saat ditemui di pusat produksinya di Desa Sukojati Kecamatan Kabat Banyuwangi.
Ismail menambahkan kapasitas produksi telur bekunya mencapai 200 kg perharinya. Dengan harga Rp 30 ribu per kilogram. "Harga sebenarnya agak fluktuatif, mengikuti harga telur di pasaran. Namun untuk perusahaan roti ini di Jember itu, kami akan kontrak per 3 bulan dan disepakati harga di sekitaran itu dengan pasokan 50 kilogram perharinya," jelas Ismail.
Ismail melanjutkan, telur beku yang diproduksi oleh perusahaannya merupakan telur ayam ras segar yang diolah dengan standar mutu hingga menjadi beku dan siap dipakai untuk bahan baku pembuatan kue dan roti. Telur yang dipakai berasal dari peternak di wilayah Banyuwangi.
Namun tidak semua peternak bisa menjadi pemasok telur segar di perusahaannya, hanya peternak yang memiliki dokter hewan yang bisa digandeng sebagai partner bisnis. “Ini sebagai salah satu syarat produk bisa memenuhi standar untuk mendapatkan nomor kontrol veteriner (NKV) sebagai jaminan hygiene dan sanitasi produk,” kata Ismail.
Proses pembuatan telur beku ini dilakukan di sebuah ruang produksi yang benar-benar steril untuk menjaga higenitas produk. Proses produksi dimulai dari tersedianya telur segar yang dipasok dari peternak. Telur yang dipakai harus dari peternak langsung untuk mengetahui tingkat kesegaran telur sehingga bisa ditentukan batas kadaluarsanya.
Telur-telur tersebut lalu dipilah lagi mana yang kondisi cangkangnya sempurna dan yang rusak. Yang dipakai hanya yang cangkakngnya utuh. Setelah itu telur-telur dicuci dan dipasteurisasi untuk menghilangkan bakteri yang menempel dikulit telur.
“Satu kali proses pasteurisasi bisa memuat 5 KG telur. Dengan proses ini bakteri seperti salmonella, flu burung, bacteria coli bisa mati,” cetusnya.
Setelah telur steril dari bakteri proses selanjutnya adalah pemecahan telur dimana isi telur ditampung dalam wadah streril untuk berlanjut ke proses selanjutnya yaitu pengadukan. "Pengadukan hanya 3-5 menit. Tidak boleh terlalu lama karena telur akan rusak. Cukup sampai rata dan keluar busa sedikit,” ujarnya.
Setelah teraduk sempurna, telur lalu disaring menghilangkan sisa ampas cangkang yang ikut teraduk kemudian dikemas dalam kemasan kedap udara per satu kilogram. Terakhir telur yang telah dikemas dimasukkan ke dalam cold storage dengan temperatur -18 derajat hingga menjadi beku. “Pada temperatur tersebut telur yang beku ini dapat tahan selama 6 bulan sampai 1 tahun ke depan,” cetus Ismail.
Selain memenuhi standar hygiene dan sanitasi, produk telur beku ini juga mengantongi uji halal dari MUI. Inilah mengapa telur beku whole egg ini masuk dalam kategori premium. “Kami benar-benar menjaga standar mutu produk yang kami hasilkan.
Meski baru memulai usaha produksi telur beku ini, Ismail merasa optimis usahanya ini akan berkembang. “Pasar telur beku masih luas. Kita optimis untuk bisa ekspansi pasar. Kami akan pasarkan dengan menjangkau wilayah yang lebih luas khususnya Jawa Timur dan Bali,” kata Ismail. (humas)