Veteran, Purnawirawan, Warakawuri dan Pensiunan PNS Buka Puasa Bareng Bupati

Jumat, 26 Juli 2013


BANYUWANGI – Buka puasa bersama berbagai kalangan masyarakat selalu menjadi agenda rutin Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas ketika ramadhan tiba. Giliran para veteran, purnawirawan, warakawuri dan pensiunan PNS yang kemarin (25/7)  berkesempatan untuk bertemu mantan anggota DPR RI tersebut.

Usai memberikan santunan pada sejumlah anak yatim, Bupati Anas mengingatkan pada para undangan yang hadir untuk tidak lupa berbagi dengan anak yatim. “Santunan anak yatim bukanlah semata-mata kegiatan lahir. Dengan menyantuni mereka batin kita bisa tersambung dengan Rasulullah Muhammad SAW yang selalu memperhatikan mereka dan menganggapnya seperti anak sendiri. Karena doa anak yatim itu dikabulkan Allah,” ujar Bupati Anas.

Kehadiran para veteran, purnawirawan, warakawuri dan pensiunan PNS tersebut mendapat sambutan hangat dari bupati. “Saya mohon doa kepada njenengan semua, karena yang sepuh mengayomi yang muda,”tutur bupati sambil membeberkan banyaknya pekerjaan rumah (PR) yang masih belum diselesaikan. Pelayanan pada masyarakat, lanjut bupati, adalah PR utama. “Kami terus meningkatkan pelayanan pada masyarakat. Saya senang karena secara bertahap PNS mulai kompak. Contohnya pada 2010 kinerja Pemkab Banyuwangi menempati peringkat 161 se-Indonesia. Tapi pada 2012,  posisi itu bisa berubah ke posisi 26. Ini menunjukkan kinerja PNS semakin membaik. Termasuk perolehan Piala Adipura yang 17 tahun tak pernah didapat. Tahun ini kita dipercaya untuk membawa pulang piala yang menjadi  lambang supremasi kota terbersih ini. Tentunya ini tak lepas dari peran serta masyarakat yang peduli untuk tidak buang sampah di sembarang tempat,” jelas Bupati Anas panjang lebar.

Semakin banyaknya tamu yang mengunjungi Banyuwangi juga mendapatkan apresiasi tersendiri dari Bupati Anas, termasuk beberapa diantaranya yang terkesan dan ingin stay di pendopo Shaba Swagata Blambangan. Salah satunya,  Aburizal Bakrie yang menyatakan rasa senangnya tinggal di guest house pendopo lantaran bersih dan hijau. “Ini adalah pendopo kita bersama. Semua tamu yang datang ke pendopo adalah tamu kehormatan. Meski berasal dari partai yang berbeda, itu tidak masalah. Jika kita baik pada tamu, maka kemudahan dan keberkahan akan datang pada kita,”tandas bupati.

Menjelang berbuka, acara dilanjutkan dengan ceramah hikmah ramadhan dari Ustad Ma’ruf Abu Bakar yang mengingatkan seluruh hadirin akan pentingnya berpuasa. Sebab dengan berpuasa seseorang ditempa untuk bisa berbuat baik, yakni menjaga hati dari hasud, menjaga lisan dari dusta dan menjaga mata dari hal-hal yang diharamkan. Dalam kesempatan itu Ustad Ma’ruf juga mengajak untuk menjadi pribadi yang dermawan meski dalam keadaan ‘sempit’, tak mudah emosi dan menjadi pribadi pemaaf. “Dengan menerapkan hal tersebut, setelah puasa kita akan meraih gelar laallakum tattaquun,”pungkasnya.

Setelah adzan maghrib berkumandang, seluruh hadirin menikmati ta’jil bersama, dilanjutkan sholat maghrib berjamaah dan makan malam. Sebelum pulang undangan juga menerima bingkisan khusus dari Bupati Anas.(Humas & Protokol)



Berita Terkait

Bagikan Artikel :