Jazz Pantai Suguhkan Tontonan Musik Berkelas

Minggu, 7 Desember 2014


BANYUWANGI - Sajian musik berkelas tersaji dalam Banyuwangi Beach Jazz Festival 2014. Pertunjukkan jazz yg berlangsung di tepi Pantai Boom malam tadi (6/12) mampu memuaskan dahaga para pecinta jazz akan suguhan musik yang berkualitas.

Telah menjadi tradisi, sejak penampilannya yang pertama pada tahun 2012, pertunjukkan jazz Banyuwangi senantiasa menghadirkan kolaborasi seni musik khas daerah dengan musik Jazz. Jika tahun lalu Syaharani berkolaborasi dengan Gandrung Temu membawakan lagu khas Banyuwangi dengan irama Jazz, maka tahun ini KUA Etnika menggandeng seniman tradisional memadukan tradisi dengan sentuhan jazz kontemporer tanpa menghilangkan cita rasa aslinya.

"Even jazz pantai digelar untuk menjembatani musik tradisional dan modern hingga menciptakan harmoni yang indah untuk ditampilkan dalam satu panggung yang bergengsi. Even ini sekaligus juga menjadi sebuah konsolidasi budaya dan yang terpenting adalah menumbuhkan kebanggaan warga Banyuwangi akan seni daerahnya," kata Bupati Abdullah Azwar Anas.

Pertunjukkan Jazz Pantai ini turut disaksikan Menteri Desa,  daPembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Marwan Ja' Far.

Pada awal pementasan, KUA Etnika yang berkolaborasi dengan seni Kuntulan yang melibatkan 70 penabuh terbangan (rebana) langsung menggebrak panggung konser dengan kolaborasinya yang apik. Djaduk pun berhasil menggabungkan jazz etnik khas KUA Etnika dengan rancaknya tabuhan rebana menjadi sebuah pertunjukan musik yang spektakuler.

Dilanjutkan dengan suguhan jazz instrumentalia dari Tohpati n friends, penonton diajak masuk lebih jauh ke dalam atmosfer jazz yang kental. Tohpati membawakan 7 musik instrumentalia diantaranya berjudul country, No.1, change, gembala, dan Semusim. Suasana yang dingin dengan turunnya rintik hujan jadi hangat kala Tohpati n friends menyuguhkan solo music yang enerjik secara bergantian mulai drum, saxophone, keyboard dan bass. Duet gitar Tohpati dan Reynold pada saxophone di lagu keenam yang berjudul it's a beautiful day mampu memberikan suguhan musik yang memukau.

Konser musik jazz di tepi Pantai dipandu oleh duo MC kocak Cak Lontong dan Nur Akbar. Mereka berdua sukses menghibur para pecinta musik dengan guyonannya yang segar di sela penampilan para talent. 

Suguhan musik berkualitas masih belum berhenti. Panggung konser kembali digebrak oleh KUA Etnika featuring Trie Utami. Dengan gayanya yang nyentrik Trie Utami membawakan tembang seperti eastern sun dan lagu sintren dengan apik. Bahkan wanita berperawakan mungil ini juga menari lincah di setiap lagu yang dibawakannya. 

KUA Etnika feat Trie Utami menutup penampilannya dengan tampil bersama pemusik terbangan dan dua sinden Banyuwangi. Mereka membawakan satu  komposisi musik yang berjudul Kupu Tarung. Komposisi ini merupakan ciptaan Djaduk Ferianto, yang diciptakan saat menimba ilmu di Banyuwangi pada tahun 2000 lalu.

Terciptanya Kupu Tarung ini, kata Djaduk terilhami kesenian Banyuwangi seperti angkung caruk dan Kuntulan Caruk.  "Saya sempat belajar dari pemusik Banyuwangi.  Kupu Tarung ini juga saya ciptakan di Banyuwangi. Makanya saya kembalikan lagi ke habitatnya," kata Djaduk. Lagu ini pun telah dipentaskan selama tur KUA Etnika di Eropa dan Aussie . 

Intensitas tinggi sajian jazz pantai memasuki zona cooling down saat Kahitna tampil ke atas panggung. Yovie Widianto yang tampil lengkap bersama 8 personel Kahitna lainnya langsung membuat penonton khususnya kaum perempuan histeris dengan penampilan mereka. Digawangi trio penyanyi andalannya yakni Hedy Yunus, Carlo Saba dan Mario Nugraha, Kahitna membawaka 11 tembang hits. Lagu - lagu seperti  andai dia tau, cerita cinta, setahun kemarin, mantan terindah dan tak akan terganti sempat membawa penonton hanyut ke nuansa galau.

Sepanjang penampilan, koor panjang penonton juga tak hentinya mengikuti lantunan musik yang dinyanyikan. Di akhir pentas, Kahitna mengajak seluruh yang menyaksikan berdiri dan bergoyang dengan lagu berjudul Cantik.Tidak ketinggalan Bupati Abdullah Azwar Anas dan Ibu Dani Azwar Anas juga ikut naik ke atas panggung. (Humas Protokol)



Berita Terkait

Bagikan Artikel :