Pastikan Kesiapan Porprov, Bupati Cek Langsung Stadion Diponegoro
Kamis, 2 April 2015
Pastikan Kesiapan Porprov, Bupati Cek Langsung Stadion Diponegoro
BANYUWANGI - Memastikan kesiapan venue Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) 2015 yang akan digelar Juni mendatang, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengecek langsung venue utama Porprov yang tak lain, stadion Diponegoro, Kamis (2/4).
Tiba di lokasi, Bupati Anas langsung melihat sejumlah fasilitas bangunan yang akan digunakan untuk keperluan Porprov. Mulai areal parkir yang masih dalam proses pemavingan. Paving ini ditargetkan akhir April sudah selesai. Lalu melihat mushola atas bawah, toilet, kamar ganti atlet serta ruangan kaca yang berada di lantai dua. Ruangan ini rencananya akan digunakan untuk tempat berkantor tiap-tiap cabang olah raga (cabor).
Stadion Diponegoro yang digerojok anggaran sekitar Rp 3 miliar ini, memang terlihat cantik dan moderen. Di desain arsitek kondang Budi Pradono, stadion yang berkapasitas 10 ribu orang ini menggunakan konsep moderen dan tradisional. Itu bisa dilihat dari ornamen sketsel atau partisi yang menghubungkan antara satu ruangan dengan lainnya, terbuat dari bata merah yang tersusun unik. Sementara dekorasi dinding luarnya terbuat dari baja ringan yang berukirkan gandrung-grandrung Banyuwangi.
Selain melihat bangunan stadion, Bupati juga melihat lapangan sepak bola yang akan digunakan sebagai venue utama. Seperti gawang, ketebalan rumput sesuai standar Porprov dan tribun. Menurut Bupati Anas, tribunnya perlu dicat warna warni agar terlihat eye catching.
Bupati juga sempat melihat proses pembangunan tiang pancang lampu sorot untuk pertandingan malam hari. Pembangunan lampu sorot ini terlihat sudah hampir selesai dan tinggal memasang lampu-lampu saja. “Ini 10 hari selesai ya,” kata Bupati Anas.
Melihat kondisi bangunan stadion yang dinilai telah rampung 80 persen, Bupati tampaknya masih kurang puas dengan toilet yang ada hanya 10 buah. Bupati minta toilet di tambah lagi dan ditempatkan di bagian luar stadion. Hal itu, kata Bupati untuk mengantisipasi banyaknya orang yang menggunakan toilet. “Kalau ada 500 orang lebih datang ke sini, mereka pasti akan bingung mencari toilet. Makanya saya minta ada toilet tambahan lagi. Selain itu perlu ada pos pengamanan di sebelah barat pintu masuk,” kata Bupati Anas.
Selain ke stadion Bupati Anas juga akan mengecek seluruh venue Porprov yang tersebar di beberapa tempat. Seperti, Aula Klenteng Hoo Tong Bio untuk tenis meja, GOR Tawangalun, STIKES (wushu), dan UNIBA. Termasuk SDN Model untuk cabor Tarung Drajat, Pantai Boom untuk Dayung dan Paralayang. Juga SMA Katholik Hikmah Mandala untuk Tae kwon do, Biliyar di Aula Untag dan anggar di Gedung Korpri. Panahan di Lapangan Maron-Genteng, angkat berat (Graha Sport Center-Genteng), catur (Kalibaru), BMX (Muncar), selam dan tinju di Kalipuro).
“Sebagai tuan rumah tunggal, kesiapan Banyuwangi sudah mencapai 80 persen. Sejumlah venue yang akan digunakan 35 cabang olah raga (cabor) sudah rampung semua. Hanya Stadion Diponegoro ini masih dalam tahap finishing. Tapi kami pastikan akhir April semua sudah tuntas. Termasuk pengecatan tribun dan pemasangan lampu-lampu di sekitar stadion,” pungkas Bupati Anas. (Humas Protokol)