Taman Publik RTH Maron Jadi Start Etape 2 ITdBI

Kamis, 12 Mei 2016


BANYUWANGI - Setelah merampungkan lintasan terpanjang International Tour de Banyuwangi Ijen  di etape satu yakni 171,4 Km, para pembalap  langsung dihadapkan pada etape 2. Pada hari kedua ini, Kamis (12/5) mereka akan menempuh 145,7  kilometer dengan mengambil start dari Ruang Terbuka Hijau (RTH) Maron, Genteng Banyuwangi tepat pukul 09.00 menuju garis finish di Taman Blambangan. Diperkirakan akan mencapai finish pukul 12.54 WIB.

Pada etape kedua ini, ITdBI mengambil lokasi pemberangkatan di sebuah taman publik, RTH Maron. RTH adalah bagian dari ruang terbuka suatu kawasan perkotaan yang diisi oleh tumbuhan dan tanaman guna mendukung manfaat ekologi, sosial, budaya, ekonomi , dan estetika. RTH yang berada di Kecamatan Genteng, Banyuwangi ini dibangun pada 2012 dan berdiri di atas lahan seluas 28.000 meter persegi.

"Pengerjaannya bertahap, selama tiga tahun anggaran dari 2012 sampai 2014. Biaya pembangunannya sebesar Rp 2,5 miliar," ujar Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Banyuwangi, Arief Setyawan.

Kini RTH Maron menjadi salah satu ruang publik yang dijadikan ikon Kota Genteng. Sejumlah fasilitas yang saat ini sudah bisa dinikmati antara lain jogging track, skate park, reflection stone area, dan panggung seni (amphitheatre). Fasilitas publik yang disediakan pun ada ruang ganti, musholla dan toilet umum.

Di Kabupaten Banyuwangi terdapat 50 RTH yang tersebar di seluruh kecamatan. Total luasannya mencapai 1.400.000 meter persegi. Dikatakan Arief, pembangunan puluhan RTH di Banyuwangi ini dimaksudkan untuk keseimbangan ekosistem lingkungan alam dan bangunan-bangunan fisik di perkotaan. Pembangunan RTH ini, lanjut Arief, agar terbentuk lingkungan perkotaan yang sehat, indah, bersih, dan nyaman.

"RTH ini kami bangun juga untuk menjadi salah satu pusat aktivitas rekreasi keluarga. Warga yang penat bekerja bisa relaks di sini, anak-anak bisa bermain lepas di sini.  Ini juga berfungsi untuk menampilkan identitas daerah karena setiap Sabtu malam ditampilkan kesenian daerah di sejumlah RTH," kata Arief.  

ITdBI 2016 terdiri atas empat etape sepanjang 567 kilometer. Balap sepeda International Tour de Banyuwangi Ijen yang telah menjadi agenda rutin (calendar of event) Persatuan Balap Sepeda Internasional (Union Cycliste Internationale/UCI) akan digelar pada 11-14 Mei mendatang. ITdBI telah mendapatkan peringkat ”excellent” dari UCI yang menjadikan ITdBI sebagai 7 kejuaraan balap sepeda terbaik di Asia, dan yang terbaik di Indonesia.

Tercatat 20 tim balap sepeda berlaga dalam ITdBI 2016 ini, yang terdiri dari 14 tim luar negeri dan 6 tim dalam negeri.

Pada etape I, Dong Hyun Shin menjadi pemimpin klasemen umum (general classification) dan berhak mengenakan yellow jersey. Dong Hyun juga meraih green jersey. Sementara best climber (polkadot jersey) Dadi Suryadi, dan best indonesian riders diraih Rully Ibnu Faroka. (Humas)



Berita Terkait

Bagikan Artikel :