Raih Adipura, Bupati Anas Beri Hadiah Dua Petugas Kebersihan Umroh

BANYUWANGI – Selama lima tahun berturut-turut, Banyuwangi berhasil pertahankan Adipura, piala lambang supremasi kota bersih di Indonesia. Mengapresiasi kerja keras rakyatnya, terutama petugas kebersihan, pemkab memberikan hadiah kepada para tenaga honorer kebersihan berupa tiket Umroh ke tanah suci. Sementara ratusan petugas lainnya, diajak Bupati Anas ziarah ke lima wali di Jawa Timur.

Siang itu, menjadi hari yang tak terlupakan bagi seorang Eni Endangwati. Eni yang merupakan ibu dua orang anak ini hadir di Pendopo Kabupaten, Jumat (4/7) untuk merayakan kemenangan Banyuwangi yang berhasil mempertahankan Adipura kali ke-lima. Eni yang merupakan tenaga honorer di Dinas Lingkungan Hidup Banyuwangi yang bekerja di Bank Sampah ini datang berombongan bersama petugas lainnya.
Di perayaan tersebut, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengumumkan honorer kebersihan yang beruntung mendapat undian umroh gratis. Saat mendengar namanya disebut sebagai salah satu pemenangnya oleh Bupati Anas, Eni pun langsung sujud syukur menyatakan syukurnya. “Alhamdulillah Ya Allah. Saya kaget, seneng banget. Gak nyangka bisa pergi umroh gratis,” ucapnya sambil terisak haru.

Eni mengatakan, akan memanjatkan doa khusus saat di tanah suci, salah satunya untuk kemajuan Banyuwangi. “Saya akan berdoa untuk Pak Bupati supaya tetap sehat, agar Banyuwangi bisa semakin maju. Yang jelas banyak mohon ampun dan banyak bersyukur juga,” ujarnya mantap.

Selain Eny, ada pula Sumawi yang bekerja sebagai petugas kompos. “Alhamdulillah, kula mboten nyangka angsal undian umroh saking Pak Anas. Maturnuwun Pak,” ungkapnya. (Alhamdulillah saya tidak menyangka bisa dapat undian umroh dari Pak Anas. Terima kasih Pak)

Sumawi pun sempat menceritakan pengalamannya saat awal bertugas sebagai petugas kompos. “Awalnya merasa berat, soalnya harus memilah dan menggiling sampah, lumayan berat. Saya sempat mikir apa kuat di sini terus, tapi saya niati. Saya anggap ini sebagai ujian saya supaya saya tetap semangat kerja dan ikhlas. Alhamdulillah, Allah mengganti dengan rejeki yang lebih besar,” cerita pria 55 tahun ini.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan hadiah umroh gratis ini merupakan bentuk apresiasi pemkab kepada tenaga honorer yang kinerjanya baik. “Selain itu, program ini juga sebagai pemantik semangat yang lainnya agar bekerja lebih baik lagi,” ujar bupati 43 tahun ini.  

Program umroh gratis ini, lanjut Anas, telah dilakukan sejak tahun 2013. Setiap tahunnya, pemkab memilih dua orang melalui proses pengundian, satu orang pria dan satu wanita. “Nama-nama yang berhak mengikuti undian ini, sebelumnya telah diseleksi secara ketat, baik kinerja maupun pola pikirnya. Kita lihat seberapa besar motivasinya untuk mengurangi volume sampah dan mewujudkan lingkungan yang bersih,” tutupnya.

Kepada tenaga honorer yang belum mendapatkan hadiah umroh, diajak Bupati Anas ziarah ke lima wali di Jawa Timur. "Untuk yang belum bisa berangkat, saya hadiahi ziarah ke makam lima wali," pungkas anas.
Tahun 2017 ini, Banyuwangi meraih lima penghargaan bidang lingkungan. Untuk itu, pemkab menggelar kirab keliling kota di sepanjang jalan protokol Banyuwangi, Jumat (4/8).

Pada tahun 2017 ini, Banyuwangi meraih lima penghargaan bidang lingkungan. Yakni piala Adipura kategori kota sedang untuk kabupaten Banyuwangi, Kalpataru bidang penyelamat lingkungan yang diberikan kepada kelompok nelayan Samudra Bhakti, Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo. Tiga sekolah di Banyuwangi juga mendapatkan piala adiwiyata predikat mandiri, yakni SMAN I Giri, SDN Penganjuran IV,SDN 2 Tampo, Kecamatan Cluring. (*)