100 Orang Pelaku Wisata Jateng Kunjungi Banyuwangi

Senin, 13 Juni 2016


BANYUWANGI – Pesatnya  kemajuan Banyuwangi mengundang ketertarikan Paguyuban Pelaku Wisata Jawa Tengah untuk berkunjung ke Banyuwangi. Seratus orang pelaku  wisata  yang terdiri atas agen-agen travel dan Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Provinsi Jateng  tersebut mengikuti familiar trip (fam trip) di Banyuwangi untuk menggali potensi wisata Banyuwangi lebih mendalam.

Dua hari di Banyuwangi (Kamis – Jumat, 9 – 10/6) mereka menjelajahi beberapa destinasi wisata di Banyuwangi. Antara lain  Pulau  Merah, Pantai Boom, dan areal perkebunan Pondok Indah di Desa Paspan - Kecamatan Glagah. Mereka juga berbelanja merchandise khas Banyuwangi dan  tidak melewatkan kunjungan ke   Masjid Agung Baiturrahman Banyuwangi untuk melihat arsitektur masjid raya Banyuwangi yang  megah.

Sore harinya, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Banyuwangi mengundang rombongan untuk  buka puasa bersama di Pelinggihan Disbudpar. Kedatangan rombongan mendapat sambutan hangat Kepala Disbudpar Muhammad Yanuar Bramuda. Pertemuan tersebut selain menjadi ajang diskusi antara kedua belah pihak, juga dimanfaatkan untuk  menjalin kerjasama business to business (B to B).

Ketua Paguyuban Pelaku Wisata Jateng, Lilik Riyanto mengatakan pihaknya terkesan berada di Banyuwangi. “Kami sengaja mencari paket wisata yang fresh selain Bali ketika berkunjung ke ujung timur Pulau Jawa. Dan Banyuwangi pilihannya. Disini destinasi  wisatanya banyak dan semuanya menarik untuk di-explore. Ya wisata alam, ya seni budaya, dan juga kulinernya yang unik ,” kata Lilik yang juga mengaku terkesan dengan para pelaku wisata di Banyuwangi yang mereka nilai sangat terbuka sekali untuk bekerjasama.

Lilik membeberkan, dipilihnya Banyuwangi bukanlah tanpa alasan. " Kami menilai  Kabupaten Banyuwangi ini sangat concern dengan pengembangan pariwisatanya. Dan itu juga dibarengi dengan upaya meng-edukasi warganya agar terlatih dalam melayani wisatawan. Misalnya,  warga dilatih berbahasa asing, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) digandeng, " beber Lilik.

Lilik menjanjikan  pihaknya akan segera  kembali berkunjung ke Banyuwangi. Dia berencana membuat paket wisata 3-4 hari di Banyuwangi untuk para tamunya. "Ke depan kami akan datang dengan para tamu kami untuk meng-explore lebih banyak lagi destinasi di Banyuwangi. Semoga kerjasama ini akan berkembang pesat dan memberikan kontribusi pada kemajuan kepariwisataan di Indonesia," tandas Lilik yang juga didampingi perwakilan Disbudpar Provinsi Jateng, Retnowati. (Humas)

 

 



Berita Terkait

Bagikan Artikel :