285 Atlet Berprestasi Dapat Reward dari Pemerintah
Senin, 16 Februari 2015
BANYUWANGI –Sebagai bentuk perhatian kepada atlet dan pelatih yang telah berhasil meengukir prestasi baik ditingkat internasional, nasional maupun lokal, Pemkab Banyuwangi memberikan reward kepada 285 atlet dan 54 pelatih. Reward yang dirupakan dalam bentuk rupiah diserahkan Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas di Pendopo Banyuwangi, Senin (16/2) sebelum peluncuran maskot porprov 2015.
Dari 285 atlet yang mendapatkan reward, tiga atlet secara simbolis menerima reward dari Bupati Anas. Mereka adalah Rendiyana Putra, peraih medali emas International Asian Youth Games, dari cabang lari estafet 4 kali 100 meter, di Vietnam. Syafira Nur Islami, peraih medali emas, Kejurnas Selam 2014 dengan jarak 1500 meter. Tasya Nabila, Juara I Kerjuda Taekwondo. Sementara untuk pelatih ada Suyatmi (25), pelatih senam yang berhasil melahirkan banyak atlet senam tingkat nasional.
“Reward ini sebagai dorongan semangat agar mereka terus maju meraih puncak prestasi yang lebih tinggi. Ke depan kita tidak akan beri rewad saja, tetapi kita akan berikan mereka penghargaan yang lebih tinggi, salah satunya memberikan jaminan pendidikan bagi peraih medali emas di tingkat internasional dan nasional . Nanti kita akan tawarkan mereka bisa masuk perguruan dan sekolah tinggi negeri salah satunya sekolah penerbangan ,” kata Ketua Umum (Komite Olah Nasional Indonesia) Koni Banyuwangi, Bambang Wahyudi.
Reward dari pemerintah ini senilai Rp 154 juta, diberikan kepada masing-masing atlet sesuai medali yang diperolehnya. Yang terbagi, medali emas tingkat internasional Rp 750 ribu, nasional Rp 600 ribu. Sedangkan untuk medali perak Rp 400 ribu dan perunggu Rp 300 ribu. Untuk pelatih sendiri mendapatkan reward Rp 1 juta per pelatih.
Setelah mendapatkan reward, para atlet ini mengaku senang dengan perhatian pemerintah. “Ini baru kali pertama kita diberi penghargaan semacam ini. Ini merupakan suport dan motivasi bagi kami untuk terus berprestasi,” kata Rendiyana, peraih emas di Veitnam.
Hal yang sama juga diungkapkan Syafira, juara selam dengan catatan waktu tercepat di Surabaya ini mengaku sangat bangga dengan pemerintah kabupaten Banyuwangi. Karenanya, setiap event di luar daerah, Syafira yang masih kelas VII di SMPN I Giri ini selalu menceriterakan kemajuan Banyuwangi. “Terima kasih kepada Pak Anas yang selalu memperhatikan kami. Kami janji di Porprov ini akan kembali berikan emas untuk Banyuwangi,” kata peraih 15 medali cabang olah raga selam ini. (Humas Protokol)