420 Siswa SD/ MI Ikuti Olimpiade MIPA Berbasis IT
Selasa, 16 April 2013
BANYUWANGI – Seiring dengan julukannya sebagai Kota Digital, masyarakat Banyuwangi terus berlomba menggunakan Information Technology (IT). Tak terkecuali anak-anak Sekolah Dasar (SD) yang sudah tidak asing lagi dengan internet, mereka mengikuti lomba olimpiade MIPA tingkat SD /MI Berbasis IT yang di gelar di Pendopo Shaba Swagata Blambangan.
Pagi itu pemandangan di Pendopo Shaba Swagata, sangat istimewa, karena ada 420 siswa-siswi SD/MI duduk lesehan sambil menghadap laptop di tangan masing-masing. Mereka adalah peserta olimpiade MIPA SD/ MI berbasis IT 2013, yang rata-rata berasal dari kelas IV dan V. Lomba yang digelar dalam rangka Hardiknas 2013 ini menunjukkan kesungguhan pemerintah dan siswa-siswi dalam mensukseskan Banyuwangi Digital Society (B-Diso).
Seperti yang dikatakan Kadek Bintang Mahardika, siswa SDN I Bangorejo yang merupakan salah satu peserta olimpiade MIPA yang mengaku sangat senang dengan olimpiade berbasis IT ini. “Dengan ikon B- Diso saya bisa belajar pelajaran dari internet. Bahkan, saya bisa kerjakan soal melalui internet. Ini seru,” akunya polos.
Sementara itu, Kepada Dinas Pendidikan (Dispendik) Sulihtiyono, menjelaskan, olimpiade semacam ini telah dilakukan dua tahun berturut-turut. Apalagi setelah Banyuwangi telah ditasbihkan sebagai Kota Digital, kami segera ikut mensukseskannya,” ujar Sulihtiyono.
Selain itu, kata Sulih, olimpiade ini dimaksudkan untuk memberikan pelatihan keterampilan menggunakan komputer portable dengan baik dan benar serta cepat. Serta untuk mengembangkan nilai-nilai sportifitas, kejujuran, kerja kelompok, kerjasama, dan kedisiplinan. “Untuk soal-soal olimpiade langsung bisa di download dengan password yang telah ditunjukkan panitia,” ujar Sulih.
Sekadar diketahui, olimpiade yang dibuka langsung Bupati Abdullah Azwar Anas itu, materinya Matematika dan IPA kelas IV dan V. Masing-masing, berjumlah 25 soal baik IPA maupun Matematika. “Kecerdasan majemuk yang akan dikembangkan melalui kegiatan ini adalah kecerdasan emosi yaitu interpersonal dan intrapersonal, serta natural,” ujar Bupati Abdullah Azwar Anas, ketika membuka acara. (Humas dan Protokol)