Adonis SH MM, Kepala Kejaksaan Negeri Banyuwangi

Rabu, 25 Oktober 2017


BANYUWANGI – Ada pergantian baru di puncuk pimpinan Kejaksaan Negeri (Kajari) Banyuwangi. Adonis  SH MM menggantikan Anak Agung Sayang (AAA) Adyana. Adonis sebelumnya bertugas di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Timur, sebagai Asisten Intel Kejati Kaltim. Sementara AAA Adyana saat ini mendapatkan tugas baru di Kejaksaan Agung.                             

Sebagai bentuk penghormatan untuk para pemimpin keadilan ini, Pemkab Banyuwangi Banyuwangi menggelar acara kenal pamit yang dihelat di Pendopo Shaba Swagata Blambangan Rabu malam (25/10) lalu.  

Dalam acara tersebut, mantan Kajari Banyuwangi AAA Adyana menyatakan akan selalu kangen dengan Banyuwangi. Bahkan, Adyana yang kini bertugas sebagai Kasubdit Intel di Kejagung ini mengakui Banyuwangi daerah yang nyaman dan murah untuk biaya hidup.

“Saya sangat terkesan selama menjabat di Banyuwangi. Daerah yang tumbuh begitu cepat masih ada nasi Rp 8.000 satu bungkus. Ini yang buat saya selalu merasa kangen dan mengingat selalu Kota Banyuwangi dengan begitu banyak inovasinya juga salah satu daerah dengan biaya hidup cukup murah,” kata Adyana.  

Sementara itu, Kajari baru Adonis mengaku senang ditugaskan di Banyuwangi. Banyuwangi gaungnya begitu bagus di luar. “Mudah-mudahan kami dapat melaksanakan tugas dengan baik dan bekerja sama dengan baik,” ucapnya singkat.  

Acara kenal pamit tersebut begitu istimewa, selain di hadiri Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, juga Forum Pimpinan Daerah (Forpimda), Asosiasi Kepala Desa (Askab) dan seluruh Satuan Perangkat Daerah (SKPD) dan beberapa perwakilan dari Perbankan.

Bupati Anas, menyampaikan, selamat datang kepada Kajari baru. “Suasana Banyuwangi sudah konduksif. Kami akan kuatkan terus hubungan forpimda. Selama ini kami bersama Forpimda telah konsisten melakukan beberapa percepatan pelayanan kepada masyarakat. Kalau Forpimda solid tidak ada masalah yang tidak bisa dipecahkan,” kata Bupati Anas.

Sementara kepada mantan Kajari Adyana, Bupati Anas mengucapkan terima kasih atas kerja samanya selama ini. “Pengalaman di Banyuwangi bisa jadi modal penting untuk melanjutkan tugas ke lainnya. Di Banyuwangi penuh dinamika persoalannya. Yang baik-baik bisa dibawa ke Jakarta. Kalau ada event-event bisa tetep menyaksikan dan datang ke Banyuwangi,” pungkas Anas. (*)  

 



Berita Terkait

Bagikan Artikel :