Agus Ringgo Jatuh Cinta Dengan Banyuwangi

Selasa, 25 Juni 2013


BANYUWANGI – Setelah menjadi jujugan para investor yang ingin berinvestasi di Banyuwangi, saat ini para Production House (PH) pembuat film televisi (FTV) mulai memilih Banyuwangi menjadi setting shooting sekaligus menjadi inspirasi judul di FTV. Salah satunya, Motion Picture akan membuat dua FTV sekaligus, Lari Dari Kawin Lari dan Banyuwangi Sunrise of Love dengan bintang film ternama Agus Ringgo dan Sabay Morsech. “Banyuwangi sungguh menakjubkan. Saya takjub ada daerah yang potensinya bagus kok gak diangkat. Ini yang menginspirasi saya menjadikan Banyuwangi sebagai salah satu judul film saya,” ungkap Dwi Ilalang, sutradara Motion Picture, saat menghadiri jamuan tumpengan bersama Bupati Abdullah Azwar Anas di Pendopo, Shaba Swagata Selasa (25/6)

Selama ini, kata Dwi Ilalang, masih belum banyak yang tahu tentang Banyuwangi. Dikira Banyuwangi itu jauh dan sulit transportasinya, ternyata Banyuwangi bagus dan transportasinya sangat mudah. Karena, di Banyuwangi sudah ada bandara yang sangat cantik dan menyimpan keunikan yang sangat alami sekali. “Itulah Banyuwangi, kota di ujung Pulau Jawa yang manis. Makanya untuk promosikan Banyuwangi saya juga ingin shooting di lokasi bandara atau tempat-tempat indah lainnya,” janji Dwi Ilalang dengan berbinar.

Shooting film yang memakan waktu sekitar 2 minggu ini, kata Dwi Ilalang, banyak mengambil view laut dan pegunungan. Karena isi dari cerita film ini komedi pop romantis. Menariknya lagi, dalam pembuatan film ini melibatkan 18 orang asal Banyuwangi ikut andil dalam film pendek ini.

Sementara itu, Agus Ringgo menyatakan kekagumannya akan bersihnya udara Kota Gandrung yang bebas polusi. Bahkan, mantan kekasih Revalina S Temat ini mengaku jatuh cinta dengan Bumi Blambangan karena keramahan penduduknya. “Kalau nanti saya nikah, saya pingin bikin rumah disini aja. Kayaknya adem dan damai. Meski ditengah kota, gak hiruk pikuk,  tenang dan nyaman,” komentar Agus Ringgo.

Selain itu, Ringgo Agus juga sempat memuji sambutan Bupati Banyuwangi dan pemerintah daerah yang sangat ramah kepada crew SCTV dan para pemain film.  “Saya sudah sering shooting ke mana-mana, sambutannya ya biasa aja, abis shooting langsung balik. Tetapi di Banyuwangi luar biasa, sangat hangat dan welcome sekali. Saya benar-benar bangga bisa ke sini, saya juga berjanji promosikan Banyuwangi jadi salah satu destinasi terkemuka di Indonesia,” seloroh bintang flm muda ini.

Sementara itu, Bupati Anas yang menyambut sendiri para crew, mengaku senang dan bangga atas dipilihnya Banyuwangi sebagai setting dan inspirasi judul PH dari SCTV ini. Mudah-mudahan dengan shooting ini bisa mendatangkan manfaat. Diantaranya pariwisata bisa dipromosikan, sekaligus industri dan ekonomi kreatif bisa tumbuh dengan melihat tayangan film ini. “Saya juga senang sutradaranya sangat kooperatif, sehingga dalam skenarionya bisa dimasukkan muatan-muatan budaya lokal secara tidak langsung ke dalam film. Ini sangat bagus sekali,” ujar Bupati Anas.

Selain itu, Bupati Anas juga mempersilahkan semua crew untuk menggunakan tempat-tempat milik pemerintah untuk dibuat shooting. (Humas dan Protokol)

 

 

 

 

 



Berita Terkait

Bagikan Artikel :