ALFI Siap Bantu Pasarkan Produk Unggulan Banyuwangi
Senin, 26 Januari 2015
BANYUWANGI - Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Banyuwangi yang terus tumbuh dari 6,8 hingga 7,24 persen, menarik Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Jatim untuk memberikan dukungan sepenuhnya kepada Banyuwangi. Hal itu dungkapkan Ketua DPW Jatim, Hengki Pratoko, saat menggelar Rapim Plus DPW ALFI di Hotel
Ketapang Indah, Banyuwangi, Jum’at (23/1).
Secara makro, Hengki Pratoko mengatakan, seiring ketatnya persaingan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) nanti mengharuskan kita tidak bergantung impor. Sebagaimna diketahui bersama ekspor di Jawa Timur saat ini turun. Justru yang digaungkan di Jawa Timur perdagangan antar kota dan antar pulau, dan itu tidak menghasilkan devisa. Sementara, kata Hengki, Banyuwangi saat ini tengah melambung dengan propaganda daerah yang mempunyai pertumbuhan ekonomi sangat signifikan. “Karena itulah kami sengaja mengajak anggota ALFI datang ke sini untuk meng-adopt segala ilmu dan bagaimana tingkatkan ekonomi sekaligus mendukung Banyuwangi sebagai daerah dengan pemberdayaan ekonomi yang dahsyat,” kata Hengki Pranoto.
Upaya Pemerintah Banyuwangi yang terus memfasilitasi daerahnya untuk lebih kaya dengan infrastruktur salah satunya IT, kata Hengki itu sangat bagus sekali dalam menjual potensi daerahnya. “Dengan IT, Banyuwangi bisa promosi tidak hanya tingkat lokal, melainkan bisa menjelajah tingkat internasional. Untuk itulah, anggota kami siap membantu memasarkan produk unggulan Banyuwangi ke berbagai pasar, karena kami memiliki network ke sana,” ungkapnya.
Lebih jauh Hengki mengatakan, ALFI di bawah kendalinya siap membantu segala sarana dan prasarana yang dibutuhkan untuk memasarkan produk ketahanan pangan yang ada di Banyuwangi. Salah satunya produk agriculture buah lokal yang ada di sini. “Logistik kami siap membantu ekspor produk unggulan di Banyuwangi ini ke berbagai daerah baik melalui laut ataupun udara,” janji Hengki, pada Rapim yang bertema 'Pemberdayaan ekonomi daerah akan memperkuat peran dan fungsi bisnis logistik' itu.
Sementara Bupati Abdullah Azwar Anas yang hadir pada kesempatan itu menyambut baik ALFI Jatim yang menggelar rapim di Banyuwangi yang tak lain ingin menjelajahi bagaimana meningkatkan ekonomi. Secara gamblang, Bupati Anas juga memaparkan segala program yang telah, tengah dan akan dikerjakan pemerintah dalam meningkatkan perekonomian di Banyuwangi. Mulai membangun pariwisata dengan berbasis ecotourism hingga proteksi pasar tradisional dan pelarangan mall, alfamart dan indomart yang ada di Banyuwangi. “Ini menunjukkan Banyuwangi telah membangun produk cinta dalam negeri. Image itu penting. Itu yang menjadi main stream kami dalam meningkatkan perekonomian kita,” ucap Bupati Anas. (Humas Protokol)