Alumnus IPNU Kumpul Bareng di Banyuwangi

Kamis, 28 Juli 2016


Pantai Solong, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi.

Kegiatan sore di Pantai Solong itu, merupakan rangkaian dari acara Halal bi Halal dan Silaturahmi Nasional Presidium Nasional Majelis Alumni IPNU yang puncaknya diselenggarakan pada malam harinya di Pendopo Sabha Swagata Blambangan.

Turut hadir sejumlah alumni yang juga memiliki karir yang cukup penting di tingkat nasional. Di antaranya ada Zainud Tauhid Sa'adi, Ketua Umum IPNU 1992-1998 yang kini menjabat sebagai anggota DPR RI, M. Asrorun Niam Sholeh Ketua Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Idy Muzayyad Ketua Umum IPNU 2006-2009 yang menjabat sebagai Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), Hilmi Muhammadiyah sebagai Ketua Umum Presidium Nasional MA IPNU.

Hilmi Muhammadiyah yang menggagas kegiatan tersebut, mengatakan bahwa kegiatan tersebut telah diangankan sejak lama. "Baru kali ini terwujud, dan kumpul banyak rekan-rekan IPNU," ujar Hilmi.

Selain itu, Hilmi sempat mengenang bagaimana Bupati Anas merupakan kader IPNU yang rajin dalam berbagai hal. Baik belajar, berorganisasi maupun berkarir. "Itu terbukti saat ini. Ketika rekan Anas ini menjadi Bupati, Banyuwangi menjadi daerah yang maju dan penuh prestasi," ungkapnya.

"Kemajuan dan prestasi yang telah berhasil diwujudkan rekan Anas inilah, yang menjadikan kami dari berbagai penjuru daerah ini, ingin melihat Banyuwangi secara dekat. Ingin belajar bagaimana kader IPNU juga bisa memberikan kontribusi penting bagi kemajuan bangsa Indonesia," papar Hilmi disambut applaus dari para peserta.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Zainud Tauhid. Ia merasa bangga akan prestasi yang ditunjukkan oleh Bupati Azwar Anas yang telah berhasil membawa Banyuwangi ke kancah nasional hingga internasional. " Ini patut ditiru oleh kader-kader lainnya," pinta Zainud.

Sementara itu, Bupati Anas mengakui banyak berutang budi dengan IPNU. Berkat keaktivannya mengurusi salah satu badan otonom di bawah naungan Nahdlatul Ulama tersebut, ia bisa memimpin Banyuwangi seperti saat ini. "Saya bisa menjadi seperti saat ini, tidak terlepas dari IPNU yang telah menjadi wadah saya untuk berproses dan belajar," papar Anas yang aktif di IPNU sejak masa SMA itu.

Dengan berorganisasi, menurut Anas, menjadi media aktualisasi untuk pengembangan diri atas hal-hal yang tidak didapatkan di bangku sekolah. "Di organisasi saya mendapatkan pengalaman, jaringan dan belajar bagaimana cara memimpin," pungkasnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas yang merupakan mantan Ketua Umum IPNU tahun 2000-2003 itu saling mengenang masa-masa perjuangan dengan puluhan rekan-rekannya yang semasa, senior maupun juniornya. Mereka berkelakar dan saling bertukar kisah semasa di IPNU, dan bahkan tertawa lepas sesekali mendengar kisah konyol dan perjuangan masa lalu mereka.  (humas)

 

 



Berita Terkait

Bagikan Artikel :