Amankan Arus Mudik, Polres Gelar Operasi Ketupat Semeru 2015
Senin, 6 Juli 2015
BANYUWANGI – Idul Fitri menjadi momen yang identik dengan tradisi mudik. Tak jarang tradisi ini menimbulkan resiko kemacetan dan meningkatnya angka kecelakaan lalu lintas. Untuk itu, guna mengamankan situasi menjelang dan saat pelaksanaan mudik Idul Fitri 1436 Hijriyah, aparat kepolisian akan menggelar operasi Ketupat Semeru 2015.
Dimulai H-7 hingga H+7 lebaran, tepatnya 10 Juli – 25 Juli 2015, operasi ketupat semeru tahun ini akan diperkuat 691 personel yang terdiri dari 441 personel polres Banyuwangi dan 250 personel gabungan TNI dan instansi terkait diantaranya Satpol PP, Dinas perhubungan, Dinas Kesehatan dan Linmas.
Kapolres Banyuwangi, AKBP Bastoni Purnama, SIK mengatakan untuk memberikan rasa aman, serta menjaga ketertiban dan kelancaran selama arus mudik hingga balik nanti, pihak aparat kepolisian bersama tim akan melakukan operasi ketupat yang dipusatkan di sepuluh titik. Yakni tujuh titik Pos Pengamanan (Pospam) dan tiga Pos Pelayanan (Posyan) yang diantaranya tersebar di wilayah Genteng, Wongsorejo, Bandara Blimbingsari, Kalibaru, Ketapang dan Watudodol. “Hari ini kami menyamakan persepsi terkait pengamanan para pemudik, sekaligus untuk memberikan rasa aman dan kelancaran bagi mereka,” ucap Kapolres saat membuka rapat koordinasi operasi ketupat 2015 dalam rangka persiapan pengamanan mudik, di ruang Rupatama, Mapolres Banyuwangi, Senin (6/7).
Selain aparat kepolisian, Dinas Perhubungan dan Dinas Kesehatan juga siap membantu memberikan pelayanan arus mudik dan balik. Di setiap Pospam dan Posyan akan disiagakan tenaga medis yang difungsikan memberikan pertolongan pertama bagi para pemudik yang mengalami sakit.
Selama H- 7 hingga H + 7 lebaran, lanjut Kapolres, semua tim gabungan yang terkait operasi ini akan berjaga sepanjang 24 jam di Pospam. Bahkan, H -2 sebelum Idul Fitri dimana arus mudik sedang mencapai puncaknya, aparat kepolisian akan mendampingi para pemudik dari penyeberangan Ketapang hingga sampai perbatasan Kalibaru. Sehingga mereka bisa dengan lancar dan aman sampai ke kampung halamannya.
Dalam kesempatan itu, Kapolres juga mengingatkan para pemudik agar berhati-hati selama perjalanan. Karena, kata Kapolres, dari hasil pantauan tim ada beberapa titik yang mengalami kemacetan dan keruwetan lalu lintas seperti yang terjadi di Jalan Situbondo yang merupakan Jalur Surabaya – Banyuwangi yang melewati Desa Kapuran – Ketapang, Kecamatan Kalipuro. Selain keruwetan, ada juga beberapa daerah rawan kecelakaan, seperti di sepanjang Jalan Jember, di Desa Tulungrejo Kecamatan Glenmore dan Desa Bulusan – Watu dodol. (Humas & Protokol)