Anggota DPRD Periode 2014-2019 Dilantik, Ficky Septalinda Ketua Sementara

Kamis, 21 Agustus 2014


BANYUWANGI – 50 anggota DPRD Kabupaten Banyuwangi masa keanggotaan 2014 – 2019 resmi dilantik, Kamis (21/8). Mereka menggantikan kedudukan anggota DPRD periode 2009 – 2014 yang telah purna dari jabatannya.

Anggota DPRD yang baru dilantik ini tak seratus persen memunculkan wajah baru. Tetapi 19 orang diantaranya adalah incumbent (pernah menjabat). Tercatat dari partai Golkar ada Ruliyono, Ismoko, Umi Kulsum, dan Ma’rifatul Kamila. Dari partai PDI-P ada Sugirah, Made Suwastiko, I Made Cahyana Negara, Sugeng Munarso, Ficky Septalinda, dan Heksa Sudarmadi.

Dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ada Zainal Arifin Salam, A. Taufik, Khusnan Abadi, Joni Subagyo, Ahmad Munif Syafaat, dan Anna Anisah. Demokrat juga tak  kalah meski jumlahnya tak sebanyak partai lainnya, yakni Handoko dan Gunawan. Sedangkan dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) hanya satu orang  yaitu Eko Susilo Nurhidayat.

Ficky Septalinda mendapatkan  mandat sebagai  pimpinan sementara DPRD periode 2014 – 2019. Diikuti oleh Joni Subagyo (PKB) sebagai wakil sementara. Dalam sambutan perdananya, Ficky mengajak kepada anggota DPRD terpilih untuk mencurahkan tenaga, pikiran dan gagasannya untuk Banyuwangi. “Kami siap belajar dari kinerja mantan anggota DPRD yang telah purna. Juga berusaha terus menjaga sinergitas dan komunikasi yang sehat dengan jajaran pemkab, Forpimda dan masyarakat Banyuwangi,”tutur politisi muda PDI-P itu.

Sementara itu, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas memberikan ucapan selamat atas terpilihnya anggota DPRD periode 2014-2019 tersebut. Selain berharap agar mereka amanah dalam menjalankan tugasnya, bupati berusia 41 tahun itu meminta agar kerjasama DPRD dan pemkab terus berlanjut. Karena dirinya beranggapan DPRD merupakan salah satu unsur dalam pemerintahan.

Kepada anggota DPRD yang demisioner, bupati juga mengungkapkan harapannya. “Terimakasih banyak telah memberi kontribusi dalam arah pembangunan kita. Hal-hal yang baik supaya dilanjutkan, dan hal-hal yang buruk supaya dievaluasi. Ini tergantung upaya kita bersama dalam merumuskan framework ke depan,”ujar orang nomor satu di Banyuwangi yang ke depannya menargetkan peningkatan pembangunan di sektor jasa, industri dan perdagangan  itu. (Humas & Protokol)

 



Berita Terkait

Bagikan Artikel :