Anggota KPU Se Jawa Timur Rapat Kerja di Banyuwangi

Rabu, 19 Oktober 2016


Banyuwangi  – Komisi Pemilihan Umum (KPU) se Jawa Timur menggelar rapat kerja di Banyuwangi. Raker tersebut membahas pemutakhiran data pemilih berkelanjutan 2016 dan penghapusan logistik ex pilkada 2013 dan dan pemilu 2014 .

Ketua KPU Jawa Timur Eko Sasmito mengatakan, rapat kerja ini merupakan salah satu agenda KPU Provinsi diluar kegiatan Pemilu. Raker diikuti 132 peserta yang terdiri atas 4 orang perwakilan KPU dari 38 kabupaten dan kota se Jawa Timur. “Kegiatan ini juga dilaksanakan diseluruh provinsi se Indonesia,” cetusnya.

Didi melanjutkan, dipilihnya Kabupaten Banyuwangi sebagai lokasi rapat kerja KPU Provinsi tidak lepas dari gencarnya promosi wisata Banyuwangi. Berbagai destinasi wisata baru di Banyuwangi telah membuat penasaran untuk datang ke Kabupaten The Sunrise of Java ini.

“Pariwisata Banyuwangi yang semakin moncer membuat kami memutuskan untuk menggelar raker ini disini. Banyuwangi cocok untuk menggelar MICE (meeting,incentive, convention,exhibition)  ,” cetusnya.

Sementara itu, Komisioner KPU RI Arief Budiman menambahkan kegiatan raker ini dilakukan diseluruh provinsi. Namun tidak semua provinsi mendapatkan supervisi langsung dari KPU pusat.

“Jatim salah provinsi dengan umlah kabupaten/kota dan pemilih yang banyak di Indonesia. Itulah mengapa pada hari ini kami hadir di Banyuwangi,” kata Arief.

Arief melanjutkan, raker ini memiliki dua agenda, salah satunya adalah  pemutakhiran data pemilih dengan menggunakan metode berkelanjutan. Hal ini sudah dirumuskan oleh KPU dan menjadi salah satu revisi dalam undang-undang pemilu. “Polanya sedang dibahas dengan pemerintah, apakah setiap tahun satu kali atau dua kali, nantinya kalau ada pemilu daftar data terakhir yang dipake,” terangnya.

 Agenda yang kedua, lanjut Arief adalah terkait penghapusan logistik pemilu. Dimana sebelumnya begitu pemilu selesai, hasil logistik tidak langsung dihapuskan. Kenapa karena tidak semua kantor KPU punya gudang. Maka logistik Pemilu selalu menumpuk padahal sudah tidak dipakai . “Ini sedang kita rumuskan agar teman-teman tidak terkena masalah atas penghapusan logistik ini,” ujarnya.

Sementara itu Wakil Bupati Yusuf Widyatmoko menyampaikan apresiasi atas kehadiran para anggota KPU se Jawa Timur di Banyuwangi. Menurt Wabup, hal ini merupakan sebuah kehormatan bagi kabupaten di ujung timur pulau jawa ini.

“Selamat datang di Banyuwangi, semoga kegiatan KPU ini bisa berjalan dengan lancar. Saya berharap seluruh peserta bisa berkunjung dan menikmati wisata di Banyuwangi. Nantinya juga bisa berbelanja oleh-oleh hingga turut menggerakkan perekonomian masyarakat Banyuwangi,” pungkas Wabup Yususf. (Humas) 

 



Berita Terkait

Bagikan Artikel :