Arsada Rencana Gelar Seminar Nasional di Banyuwangi
Jumat, 30 September 2016
Arsada Rencana Gelar Seminar Nasional di Banyuwangi
BANYUWANGI – Asosiasi Rumah Sakit Daerah Seluruh Indonesia (Arsada) berencana menggelar Seminar Nasional, di Banyuwangi. Seminar yang akan membahas penataan sistem kesehatan di daerah ini akan digelar pertengahan Januari 2017.
Hal itu disampaikan Ketua Umum Arsada Dr Heru Ariyadi, MPH, saat melakukan studi kelayakan terkait rencana seminar, Jum’at (30/9). Dr Heru datang ke Banyuwangi, didampingi Ketua Penasehat Arsada Dr Umar Wahid dan empat orang pengurus Arsada. Mereka diterima Wakil Bupati Banyuwangi Yusuf Widayatmoko, di Lounge Pelayanan Publik.
Dikatakan Heru, dipilihnya Banyuwangi sebagai tempat seminar, karena Banyuwangi dinilai sebuah daerah yang konsen dalam memajukan daerahnya termasuk program-program kesehatan.
“Banyuwangi ini perkembangannnya luar biasa. Meski tidak spesifik menyebut kesehatan, tetapi dalam semua kebijakan keterkaitan ada antar sektor. Maka itu berkembanglah program kesehatan. Kami juga menilai pemerintah Banyuwangi sangat konsen terhadap pelayanan masyarakat. Itu bisa dibuktikan, dengan pemantauan yang langsung secara online. Ini sangat menginspirasi kami, “kata Dr Heru saat berada di Lounge Pelayanan Publik.
Seminar Arsada diagendakan akan digelar pertengahan Januari 2017. Dengan waktu pengelenggaraan selama dua hari dan diikuti sekitar 300 orang, yang terdiri dari kepala rumah sakit daerah dan Kepala Dinas Kesehatan se Indonesia.
Dalam seminar nanti, imbuh Dr Heru, akan membahas rencana penataan sistem kesehatan daerah yang baik seiring terbitnya UU No. 23 tahun 2014.
“Kalau dulu urusan kesehatan diserahkan sepenuhnya pemerintah pusat. Seiring terbitnya undang-undang 23 tahun 2015, urusan kesehatan harus dibagi-bagi antara pemerintah pusat, provinsi dan pemerintah kabupaten /kota. Nah untuk ini kami perlu menggelar kegiatan ini untuk mendiskusikan bagaimana model pelayanan yang akan diterapkan di masing-masing daerah,” ujarnya.
Sementara itu, Wabup Yusuf Widyatmoko, sangat mendukung kegiatan yang akan digelar di Banyuwangi.
“Bagi kami, penyelenggaraan seminar di Banyuwangi yang akan didatangi seluruh kepala rumah sakit dan kepala dinas kesehatan se Indonesia, akan membawa dampak positif untuk pengembangan sejumlah program kesehatan di Banyuwangi. Karena kita ada kesempatan untuk sharring dalam bidang pelayanan kesehatan,” kata Wabup.
Wabup juga memberikan beberapa gambaran tempat dan lokasi yang tepat untuk penyelenggaraa seminar. Selain itu, Wabup pun juga menunjukkan sejumlah program inovasi pelayanan publik bidang kesehatan yang telah dilakukan di Banyuwangi. Diantaranya lahir procot pulang bawa akta, pemburu bumilristi (Ibu Hamil Berisiko Tinggi) dan juga memperlihatkan sejumlah obyek dan destinasi pariwisata yang ada di Banyuwangi sebagai tempat berwisata usai seminar. (Humas)