Asyiknya Anak-anak Banyuwangi, Belajar Bahasa Inggris di Bawah Sejuknya Hutan Pinus
Jumat, 11 November 2016
Siang itu, puluhan anak usia sekolah dasar nampak duduk diatas lembaran anyaman tikar ditengah hutan Pohon Pinus. Mereka tekun menyalin pelajaran yang diberikan oleh sang pengajar yang menuliskan kata-kata bahasa Inggris di papan. Selanjutnya, dengan antusias anak-anak menirukan kata demi kata yang diucapkan sang guru.
Pemandangan unik tersebut, menjadi pemandangan yang istimewa karena berlangsung di tengah-tengah alam terbuka hutan pinus. Aktifitas ini merupakan kegiatan belajar bahasa Inggris yang dilakukan secara rutin oleh pengelola Wisata Hutan Pinus Songgon bagi anak-anak desa sekitar.
Salah satu pengelola Wisata Hutan Pinus, Hengki Pratama mengatakan, kegiatan belajar Bahasa Inggris ini merupakan aktifitas rutin yang dilakukan setiap hari minggu pagi mulai pukul 08.00 -10.00 wib. Kegiatan ini diikuti oleh anak-anak desa sekitar hutan. Saat pertama kali dimulai, pesertanya berjumlah 26 orang anak, sampai sekarang pesertanya sudah mencapai lebih dari 40 anak. “Sejak kita mulai pertama kali sampai sekarang ternyata peminatnya terus bertambah,” kata Hengki.
Tenaga pengajar bahasa Inggris, lanjut Hengki merupakan para guide wisata yang berjumlah tiga orang termasuk dirinya sendiri. Anak-anak yang menjadi peserta terbagi atas tiga kelompok, yakni kelas satu sampai tiga SD, kelas empat sampai kelas enam SD dan Kelas satu SMP.
“Sementara ini hanya bahasa inggris yang kami berikan pada anak-anaka. Kedepannya kami juga ingin memberikan mereka ketrampilan seperti membuat handycraft dari bahan-bahan alami yang banyak disini misalnya ranting, dahan pohon, daun, biji pinus dan lain-lain. Nanti bisa dijual jadi cinderamata,” tuturnya.
Hengki melanjutkan, kegiatan belajar bahasa inggris di alam terbuka ini berangkat dari keinginan pengelola wisata untuk memberikan manfaat lebih bagi warga, khususnya anak-anak. Memiliki latar belakang seabgai guide dan memiliki keahlian bahasa Inggris menjadi modal bagi mereka memberanikan diri untuk mengajar.
“Diwilayah ini potensi wisatanya bagus. Makanya kita ingin anak-anak disini bisa berbahasa Inggris, minimal bisa menjadi bekal mereka nanti kalau ingin ikut terjun ke bidang pariwisata,” tuturnya.
Wisata Hutan Pinus Songgon, saat ini menjadi salah satu destinasi wisata alternatif di Banyuwangi yang sangat menarik untuk dikunjungi. Hutan ini terletak kurang lebih 30 KM dari kota Banyuwangi. Lokasinya yang berada di kaki Gunung Raung, membuatnya jadi destinasi wisata yang berhawa sejuk. Tidak hanya cocok untuk refreshing, wisata Hutan Pinus ini juga recommended dengan banyak spot selfie yang cantik. (humas)