B-FEST Sebagai Medium Pembelajaran Siswa

Kamis, 2 April 2015


 

BANYUWANGI – Empat tahun Banyuwangi Festival (B-Fest) digelar. Puluhan event pun digeber. Selama perhelatannya ini, B-Fest diharapkan tidak hanya sekedar event tontonan warga, namun lebih dari itu menjadi medium pembelajaran bagi siswa sekolah. Hal itu diungkapkan Bupati Banyuwangi saat pertemuan dengan Kepala UPTD Pendidikan se-Banyuwangi, Rabu (1/4).

Dikatakan Anas, B-Fest yang selama ini eventnya banyak melibatkan masyarakat, terutama anak didik, harus dimaknai sebagai bagaian dari pembelajaran sekolah.  Selain itu juga untuk menambah wawasan para siswa tentang banyak hal yang tidak ditemuinya sehari-hari.

“Event yang kita gelar ini tidak sekedar hura-hura, tetapi bisa mengedukasi anak-anak. Misalnya pertunjukan dirgantara besok, akan ada atraksi Air Show, disana akan banyak pewasat-pesawat latih beratraksi. Ini bisa menumbuhkan rangsangan anak untuk bercita-cita sebagai pilot. Kalau anak sudah termovivasi dengan sendirinya anak akan belajar dengan sungguh-sungguh ,” kata Bupati Anas.  

Bupati pun meminta semua anak didik yang dilibatkan dalam even diberikan pemahaman tentang even itu sendiri. Agar mereka mengetahui tujuan dan manfaat diadakannya sebuah even. Misal even toilet bersih. Kegiatan ini memotivasi anak untuk menjaga kebersihan di lingkungannya. Lalu even Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) yang setiap tahun temanya mengangkat budaya Banyuwangi. Selain menumbuhkan kreatifitas, anak-anak mendapat pengetahuan tentang seni dan budaya daerah.

“Ada banyak pelajaran dari sini. Untuk itu saya minta para Kepala UPTD, cepat tanggap sebelum melibatkan anak-anak dalam event, harus diberi edukasi yang detail tentang kegiatan makna dan capaian yang di dapat. Sehingga kita tidak sekedar memobilisasi anak-anak datang ke tempat kegiatan. Tetapi  sudah membekali dengan pengetahuan sejak dini, sehingga saat datang ke lokasi anak-anak sudah mengerti,” kata Bupati Anas.

Ditambahkan Bupati Anas, event B-fet ini bisa juga dimaknai ajang konsolidasi, proses produksi dan berkreativitas lintas sektoral. Karena, dalam menyelenggarakan event tidak bisa berdiri sendiri, keterlibatan dari semua pihak menjadi kunci keberhasilan dalam membesarkan nama Banyuwangi.

Selain B-fest, di tahun 2015 ini Banyuwangi juga akan menjadi tuan rumah event nasional. Salah satunya, Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) yang akan digelar Juni mendatang. Sebagai tuan rumah, dengan melibatkan anak-anak di Porprov akan banyak memberikan banyak inspirasi.  Terutama tentang sportivitas dalam sebuah kompetisi. (Humas Protokol)  



Berita Terkait

Bagikan Artikel :