Bandara Blimbingsari Dipastikan Mendapat Alokasi Dana APBN 2015
Sabtu, 16 Agustus 2014
BANYUWANGI – Bandara Blimbingsari Banyuwangi merupakan salah satu bandara yang akan mendapatkan alokasi dana dari APBN tahun 2015. Hal itu diungkapkan Bupati Abdullah Azwar Anas usai mendengarkan pidato kenegaraan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Gedung DPRD Banyuwangi, Jumat (15/8).
Disebutkan Presiden SBY dalam pidatonya tentang Rancangan Undang Undang APBN Tahun Anggaran 2015, Kementerian Perhubungan adalah satu diantara 7 kementerian yang mendapatkan dana besar, yakni Rp. 44,6 triliun. Anggaran itu akan dialokasikan untuk membangun 5 bandara baru dan merevitalisasi 51 bandara lama. Menurut Bupati Anas, tahun 2015 mendatang, Bandara Blimbingsari juga berkesempatan mendapatkan dana rehab itu secara bertahap. “Kemarin kami sudah mengajukan pembangunan appron dan beberapa fasilitas bandara,”tutur Bupati Anas. Ke depan, ujar bupati, pembangunan di bandara terus akan dilakukan demi memperbaiki sarana dan prasarana yang ada di bandara kebanggaan masyarakat Banyuwangi tersebut.
Pada tahun 2015, dana perimbangan juga naik sebesar 40 persen, yang peruntukannya diantaranya untuk Alokasi Dana Desa (ADD) di masing-masing kabupaten/kota. Menanggapi hal itu, bupati mengatakan, otomatis dana transfer bagi tiap daerah akan bertambah, termasuk Banyuwangi. “Harapan saya pemerintah pusat merumuskan rambu-rambunya. Untuk apa dana tersebut akan dialokasikan harus jelas alamatnya, supaya tidak ada disorientasi anggaran. Harus ada skala prioritas dari tiap-tiap daerah. Misalnya untuk tahun pertama, difokuskan 50 persen untuk infrastruktur jalan. Ini akan menjadi stimulus untuk mendorong percepatan pembangunan di tingkat desa. Sisanya yang 30 persen bisa digunakan untuk pemberdayaan masyarakat, dan yang 20 persen bisa digunakan untuk hal yang lain sesuai potensi yang ada,” beber bupati panjang lebar.
Ke depan, ujarnya, bupati masih akan menjadikan sektor pendidikan, kesehatan dan infrastruktur sebagai prioritas. Terutama mengakselerasi BPJS agar bisa dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat. Orang nomor satu di Banyuwangi itu berharap problem terkait belum cairnya anggaran BPJS bisa segera terselesaikan, sehingga tidak mengganggu pencairan dana ke daerah di sektor kesehatan. (Humas & Protokol)