Banyuwangi Dijadikan Obyek OL Peserta Diklatpim IV Kota Kediri
Rabu, 27 November 2013
BANYUWANGI – 40 orang peserta Pendidikan dan Latihan Kepepimpinan (Diklatpim) IV Angkatan 508 2013 Kota Kediri, Rabu (27/11)melakukan kegiatan orientasi lapangan ke Banyuwangi. Peserta Diklatpim yang terdiri dari eselon IV di lingkungan Pemkot Kediri ini akan berada di Kota Gandrung, selama tiga hari 27 – 29 November.
Sebelum melakukan orientasi lapangan dengan tiga tujuan obyek, RSUD Blambangan, Dinas Pendapatan (Dispenda) dan Kelurahan, rombongan pejabat dari Kota Kretek ini diterima Asisten Administrasi Pemerintahan, Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) dan pejabat komponen pemkab, di Aula Rempeg Jogopati.
Untuk obyek RSUD Blambangan, para peserta diklat ingin mengetahui lebih detail tentang pelayanan yang ada di rumah sakit pemerintah ini. Terutama untuk layanan terhadap unit Instalasi Gawat Darurat (IGD). Sementara untuk Dispenda, rombongan pejabat ini ingin mengetahui cara Dispenda memberikan pelayanan terkait Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang sekarang diserahkan ke Dispenda. Sehingga ilmunya bisa diserap dan diterapkan di Kediri. Terakhir, mereka studi ke kelurahan, tentunya ingin belajar tentang pelayanan publik yang cepat.
Ketua Rombongan yang juga sekretaris BKD Kota Kediri, Drs Noto MM menyatakan, dipilihnya Bumi Blambangan sebagai tempat observasi karena Banyuwangi memiliki banyak potensi yang luar biasa, terutama pariwisata. “Untuk inilah kami menjatuhkan pilihan OL kami pada Banyuwangi. Dan hasil-hasil dari OL nanti akan dipresentasikan langsung di Banyuwangi di bawah arahan pembimbing dari Pusat Diklat Surabaya dan Badan Diklat Provinsi Jawa Timur,” ujarnya. (Humas & Protokol)