Banyuwangi Fish Market Festival Akan digelar Sabtu Besok

Rabu, 12 Oktober 2016


Banyuwangi Fish Market Akan digelar Sabtu Besok

 BANYUWANGI – Banyuwangi Festival masih terus berlangsung hingga akhir 2016. Di pertengahan Oktober ini, akan ada festival bakar ikan. Di sepanjang Pelabuhan Pantai Muncar, warga akan membakar ikan secara masal yang membentang sepanjang 1.500 meter.

Festival yang  dikemas dalam balutan event Banyuwangi Fish Market ini akan digelar  Sabtu (15/10)  di Pelabuhan Baru, Muncar. Event ini akan digelar tepat satu hari sebelum pelaksanaan tradisi Petik Laut Muncar.

Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan, Pujo Hartanto mengatakan festival bakar ikan ini nantinya diikuti sekitar 2.000 peserta, yang berasal dari berbagai lapisan. Mulai dari, kelompok nelayan hingga masyarakat umum. Festival ini akan dimulai pukul 09.00 – 14.00 WIB.

“Festival ini dipastikan akan menarik dan menyenangkan, karena ratusan kilo ikan laut dibakar bareng-bareng. Masyarakat bisa langsung ikut menikmati ikan bakar di festival ini,” kata Pujo.

Selain bakar ikan masal, imbuh Pujo, juga akan digelar pameran ikan segar, ikan hias, budi daya air tawar dan produk olahan hasil perikanan dan kelautan. Wisatawan yang hadir nantinya akan bisa berbelanja hasil-hasil perikanan dan kelautan yang dijual dalam event ini.

Lewat gelaran ini pula, imbuh Pujo, juga akan bisa mengenalkan potensi masyarakat nelayan, sekaligus bisa memberikan nuansa baru bagi wisatawan yang ingin berwisata laut sambil mencari produk olahan ikan di Muncar. 

”Jadi kami bikin event yang bisa semakin menaikkan pamor komoditas perikanan laut. Lewat festival ini, misalnya, kami ajak wisatawan untuk mengenal berbagai jenis ikan yang ada. Kami juga akan tunjukkan berbagai olahan hingga produk jadi perikanan, termasuk produk perikanan Banyuwangi yang diekspor,” kata Pujo.

Bermacam produk unggulan  komoditas hasil kelautan dan perikanan juga akan ditampilkan. Juga beragam hasil budi daya air tawar dan hasil olahannya akan ditampilkan. Seperti, nuged ikan, terasi, ikan sarden, abon, ikan asin, petis, krupuk ikan dan produk olahan lainnya. Sedikitnya  akan ada 14 stand yang menjual beragam hasil perikanan tangkap dari laut maupun tawar ini.

”Festival ini kami gelar juga sebagai upaya edukasi bagi publik.  Begitu pentingnya kebiasaan makan ikan dan begitu tingginya nilai gizi dalam ikan,” kata Pujo.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata MY Bramuda menambahkan, Fish Market ini sengaja disajikan untuk menambah ragam Banyuwangi Festival. Banyuwangi Festival yang merupakan ajang promosi wisata Banyuwangi sejak awal terus berupaya konsisten mengangkat kekayaan tradisi lokal dan potensi Banyuwangi untuk menjadi daya pikat wisatawan ke Banyuwangi.

Banyuwangi, salah satu potensi terbesarnya adalah perikanan. Sehingga pemkab merasa perlu mengangkat potensi tersebut untuk dikenalkan lebih luas.

"Sengaja kami gelar sehari sebelum Petik Laut Muncar, karena bisa memperpanjang siklus destinasi. Wisatawan yang datang ke event ini pastinya akan menambah waktunya. Harapan kami, mereka mereka akan memperpanjang tinggalnya untuk menikmati dua event ini," ujar Bramuda.

Produksi perikanan tangkap di Banyuwangi meningkat dari tahun ke tahun. Pada tahun 2015 ini produksi perikanan tangkap di Banyuwangi mencapai 61,178 juta kilogram, naik dibanding 2014, yang mencapai 60,66 juta kilogram.  Adapun perikanan budidaya mencapai 25,11 juta kilogram pada tahun 2015, sedangkan 2014 24,21 juta kilogram. Total nilai perdagangan untuk perikanan tangkap mencapai Rp 1,244 triliun 2015, Rp. 1, 024 triliun di tahun 2014. Adapun perikanan budidaya sebesar Rp 841,207 miliar di tahun 2015, turun nilai rupianya dari 2014 Rp. 877, 586 juta. (Humas)

 

 



Berita Terkait

Bagikan Artikel :