Banyuwangi Ijen Summer Jazz Hadirkan Musisi Nasional dan Mancanegara

Jumat, 22 Juli 2016


 

 

BANYUWANGI – Pertunjukan musik dengan konsep unik kembali digelar di Kabupaten Banyuwangi. Kali ini lewat penyelenggaraan Banyuwangi Ijen Summer Jazz yang digelar di Jiwa Jawa Resort, Kecamatan Licin, tak jauh dari kaki Gunung Ijen.

Banyuwangi Ijen Summer Jazz bakal digelar tiga kali tahun ini, yaitu pada 30  Juli,  10  September  dan  22  Oktober  2016 untuk  mengakomodasi  pecinta  jazz  di  Banyuwangi  dan  di  Indonesia  pada umumnya. ”Ini murni pertunjukan yang dikreasi oleh para penikmat jazz, sekaligus upaya kami untuk ikut membantu promosi wisata Banyuwangi yang sedang bergeliat. Setelah menikmati musik jazz, para pengunjung bisa naik untuk menikmati keindahan api biru yang memancar dari kawah di Gunung Ijen,” kata Sigit yang juga mantan direktur utama PT Bank Negara Indonesia (BNI) tersebut.

amphiteatre ”Kami menghadirkan konsep pertunjukan  musik yang hangat dan dekat di alam terbuka. Indah karena lokasinya sekitar 600 meter di atas permukaan laut dan dikeliling wilayah perkebunan,” beber Sigit.

Pada pergelaran Banyuwangi Ijen Summer Jazz yang pertama, akan tampil dua musisi terbaik Indonesia, yaitu Syaharani & Queenfireworks (ESQI:EF) dan Nita Aartsen. Syaharani adalah salah satu diva jazz Indonesia yang menelurkan 3 album solo. Saat ini Syaharani dengan menggandeng dua teman lamanya, Achmad "Didit" Fareed Saad dan Donny Suhendra, mantan gitaris Krakatau, membentuk suatu grup yang dinamakan Syaharani dan Queenfireworks yang sering disebut ESQI:EF.

”Sedangkan  Nita Aartsen  adalah  seorang pianis dan vokalis yang telah merilis tiga album solo  dan menghabiskan lebih dari lima belas tahun sebagai pianis negara untuk tampil di hadapan banyak tokoh dunia, seperti Presiden Amerika Serikat Bill Clinton dan Pangeran Bernard dari Belanda,” papar Sigit.

Pada Banyuwangi Ijen Summer Jazz mendatang, Nita Aartsen akan tampil dengan format terbarunya yaitu Nita Aartsen & Friends yang merupakan hasil kolaborasinya dengan talenta-talenta internasional, yaitu Ernesto Enriquez Castillo (Kuba) pada gitar, Pablo Calzado (Kuba) pada drum, Patrick Lauwerends (Belanda) pada bass dan  multi-instrumentalist  Jean-Sébastien Simonoviez (Perancis). (humas) 



Berita Terkait

Bagikan Artikel :