Banyuwangi Jadi Cessna Centre Pertama di Asia Tenggara

Senin, 3 Agustus 2015


BANYUWANGI – Loka Pendidikan dan Pengembangan Penerbang Banyuwangi (LP3B) akan menjadi pusat pelatihan pesawat Cessna di kawasan Asia Tenggara. Di sekolah pilot negeri tersebut, perusahaan penerbangan Cessna akan mendirikan bengkel dan pusat perawatan Cessna se Asia. Hal itu diungkapkan oleh Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Kementrian Perhubungan RI Wahyu Satrio Utomo saat acara wisuda angkatan ke II LP3B di Banyuwangi, Senin (3/8).

Utomo mengatakan LP3B dipilih menjadi Cessna Pilot Centre karena dianggap telah memiliki infrastruktur yang layak dan sesuai dengan standar perusahaan tersebut. Selain itu manajemen pengelolaan LP3B juga dianggap sudah profesional. “ Kita patut bangga karena LP3B akan menjadi Cessna Pilot Centre yang pertama di Asia Tenggara. Akan ada transfer knowledge ke kita, ini yang penting,” kata Utomo.

Dengan terpilih menjadi Cessna Centre, Utomo melanjutkan, LP3B termotivasi untuk mengembangkan pendidikan yang ada antara lain dengan menjadi pusat latihan instruktur penerbang dan Flight operational officer. “Program-program baru ini akan kami buka mulai tahun 2015 ini. Termasuk dalam wisuda yang sekarang, kami telah berhasil mewisuda 11 instruktur,” kata Utomo.

Sementara itu, Kepala LP3B, Afen Sena mengatakan untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas LP3B, pihaknya akan menambah fasilitas sekolah. Di antaranya dengan menambah jumlah armada pesawat latih. “ Tahun ini kita nambah 3 pesawat, tahun depan dianggarkan 16 lagi. Sehingga nantinya kita akan punya 25 pesawat,” ujar Afen.

Selain itu, penambahan fasilitas juga dilakukan dengan memperluas lahan dari yang sekarang 5 hektare menjadi 10 hektare. Penambahan ini, untuk menambah hanggar pesawat dan memperluas asrama. “Kita memang harus menambah kapasitas sekolah ini karena sudah banyak daerah lain yang ingin mengirimkan putra daerahnya untuk dilatih jadi pilot. Mulai dari Papua, Kalimantan, juga Jambi,”cetus Afen. Kapasitas LP3B saat ini hanya 120 siswa.

Mananggapi perkembangan tersebut, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan akan menyiapkan jurusan di sekolah menengah kejuruan yang mendukung pengembangan Cessna centre di Banyuwangi. “Dampak pengembangan LP3B ini akan membutuhkan tenaga yang memiliki skill maintenance pesawat. Maka untuk mendukung itu, kita berpeluang membuka jurusan baru yang berkaitan dengan pengembangan LP3B tersebut di tingkatan SMK,” kata Bupati Anas. (Humas & Protokol).

 

 



Berita Terkait

Bagikan Artikel :