Banyuwangi Kembali Gelar Festival Kali Bersih

Kamis, 14 April 2016


BANYUWANGI – Banyuwangi Festival 2016 kembali menghadirkan Festival  Kali Bersih. Sebuah festival yang mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan sungai di Banyuwangi. Festival Kali Bersih merupakan satu event dari rangkaian 53 event Banyuwangi Festival 2016. Program ini terus digeber tiap tahun karena menyangkut gerakan hidup bersih. “Festival identik dengan orang senang,  harapan kami difestivalkan akan tumbuh semangat bagi rakyat untuk terus menjaga dan melestarikan kebersihan sungai. Sungai pun bisa berfungsi kembali sebagai sumber mata air,” kata Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.   Selain itu, imbuh Anas, kebersihan sungai ini sebagai upaya melengkapi amenitas sektor pariwisata di kabupaten yang bertajuk the sunrise of java  ini. “Dengan membersihkan sungai berarti ikut berkontribusi membangun Banyuwangi. Kebersihan sungai juga ikut menentukan daya saing wisata karena wisatawan sangat menikmati daerah yang lingkungannya bersih. Apalagi di Pelabuhan Boom akan dijadikan kawasan marina. Sungai-sungai yang bermuara di Pantai Boom hatus dijaga benar kebersihannya," kata Anas. Sebagaimana diketahui bersama, membuang sampah di sunga masih banyak ditemui. Oleh karena itu perlu kampanye yang masif untuk menghilangkan kebiasaan itu. "Ada 8 juta ton sampah plastik di dunia ini yang terbuang di laut. Dan Indonesia menempati urutan kedua setelah Tiongkok dalam menyumbang produksi sampah di dunia. Ini PR bagi kita semua untuk mereduksi sampah yang dibuang laut," ujar Anas. Launcing Festival Kali bersih akan digelar besok pagi Jum’at (15/4) pukul 06.00 WIB, di Sungai Kali Elo, Kelurahan Singonegaran, Banyuwangi. Dijadwalkan, Bupati Anas akan membuka gerakan ini dengan naik perahu karet menyisir Kali Elo sepanjang satu km sambil membersihkan sungai. Kegiatan ini akan diikuti seluruh elemen masyarakat, warga sepadan bantaran sungai, pelajar, mahasiswa, dan kader lingkungan. Mereka akan melakukan aksi pedulinya, mulai dari mengangkut sampah, mengecat plengsengan sungai hingga menabur ikan usai dibersihkan. Sementara itu, Pelaksana tugas Kepala Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Banyuwangi, Chusnul Chotimah menambahkan sejak difestivalkan setahun lalu, mulai tumbuh kesadaran warga untuk tidak membuang sampah sembarangan. Sejumlah sungai di Banyuwangi kini lebih berfungsi sesuai peruntukannya dan dijaga agar tidak dijadikan sebagai pembuangan limbah. Dijelaskan Chusnul sungai di Banyuwangi masuk kategori kelas D, atau sungai yang diklasifikasikan aman untuk minum ternak. "Lewat Festival Kali bersih ini, pemkab menargetkan sungai-sungai tersebut bisa naik kelas menjadi sungai kelas C, bisa digunakan untuk budidaya perikanan," pungkas Chusnul. (Humas)


Berita Terkait

Bagikan Artikel :