Banyuwangi Peroleh Dukungan Penuh Ditjen Peternakan Soal Pengembangan Sapi Perah
Sabtu, 7 April 2012
Banyuwangi – Program Bupati Abdullah Azwar Anas menjadikan Kabupaten Banyuwangi sebagai salah satu sentra penghasil susu di Jawa Timur, memperoleh dukungan dari Direktur Jendral Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen Peternakan dan Keswan) pada Kementerian Pertanian RI, Syukur Iwantoro. Dukungan tersebut dikemukakannya saat bertemu Pemkab Banyuwangi dan Dinas terkait juga para kelompok peternak sapi perah di Banyuwangi, Jum’at (6/4). Dalam pertemuan tersebut juga disebutkan pentingnya pelatihan kepada para peternak sapi perah, sejak perawatan sampai pasca panen, hingga susu siap dikonsumsi.
Syukur mengatakan kerjasama Pemkab Banyuwangi dengan Kanada untuk Pengembangan sapi perah diharapkan dapat mencukupi kebutuhan susu sapi di Jatim khususnya Banyuwangi. “ Kami sangat mendukung langkah Bupati Abdullah Azwar Anas, dan yang paling utama tidak sekedar sapi Kanada yang didatangkan tetapi juga diharapkan teknologi dan ilmu dari Kanada juga bisa diterapkan di Banyuwangi, “ kata Syukur.
Selain itu, Syukur juga mendukung program Bupati Azwar Anas untuk mencukupi asupan gizi masyarakat Banyuwangi sejak balita, karena itu dibutuhkan peternak sapi perah yang profesional dan dapat menghasilkan susu dengan kualitas terbaik. “ Kami harapkan untuk mencukupi asupan gizi masyarakat Banyuwangi, Bupati memberikan susu sebagai asupan gizi utama dan susunya hasil dari para peternak sapi perah di Banyuwangi ,” ujarnya. “ Maka dari itu hasil perahan susu tersebut perlu dikemas dengan baik namun harganya terjangkau agar semua masyarakat dapat menikmati, “ tegasnya.
Untuk dapat mencukupi kebutuhan susu sapi di Jatim maupun nasional, Syukur berharap Pemkab bekerjasama dengan pihak swasta untuk meningkatkan kualitas susu agar dapat diterima di pabrik pengolahan susu sapi nasional. Selain itu pengembangan sapi potong juga terus ditingkatkan untuk mencukupi kebutuhan daging sapi di Jatim pada hari – hari besar agama. ( humas & protokol )