Banyuwangi Mengaji Khatamkan 5.279 Kali Al-Qur'an

Minggu, 8 Mei 2016


BANYUWANGI - Banyuwangi Mengaji resmi ditutup Minggu malam (8/5) oleh Bupati Banyuwangi Abdulah Azwar Anas. Dalam kegiatan yang berlangsung selama 6 hari tersebut, telah dikhatamkan 5.279 ayat-ayat suci Al Quran. Sebanyak 1.100 penghafal Al Quran (hafidz) hadir dalam penutupan ini. Hadir dalam keaempatan tersebut anggota DPR RI Nihayatul Wafiroh, Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, M Arif Wibowo, para tokoh agama, ormas dan jajaran pegawai negeri sipil Banyuwangi. Penutupan diawali sholat Magrib berjamah bersama ribuan hafidz dan hafidzah, dilanjutkan dengan sholawatan bersama  dan ditutup dengan doa khotmil Qur'an oleh KH Zakariya. Banyuwangi Mengaji ini adalah sebuah sebagai bentuk syukur atas berkah yang diberikan Allah SWT kepada Banyuwangi. " Para hafizd ini kan hamba yang paling dekat dengan Allah, tentu doa-doa mereka lebih didengar. Dengan khataman Qur'an ini, Banyuwangi lebih mendapat keberkahandan mendatangkan manfatat bagi kita semua," kata Bupati Anas. Ke depan lanjut Anas, khataman qur'an ini menjadi agenda penting bagi pemerintah. Karena sebaik program apapun pemerintah tanpa doa dan berkah tidak akan bermanfaat. "Do'a dan khataman ini adalah salah satu instrumen utama dalam mensejahterakan Banyuwangi," ujar Anas. Selain membawa manfaat, kegiatan ini juga terasa membekas dihati para hafidz dan hafidzah yang telah melakukan khataman di Pendopo. Mereka rela tak tidur demi melantunkan ayat-ayat Allah. Seperti yang diungkapkan,  Ulfa Inayah (36) hafidzah dari Bangorejo, yang mengaku tidak tidur semalaman saat mengkhatamkan Al-Qur'an. "Alhamdulillah, meskipun tidak tidur hingga jam dua malam tapi senang bisa bisa mengkhatamkan al-qur'an hanya dalam waktun singkat. Semoga ini bisa membawa manfat bagi sayan dan menjadi berkah bagi kita semua," kata ibu muslimat ini.  Kegiatan Banyuwangi Mengaji ini sebelumnya, didahului kegiatan khataman qur'an di seluruh kantor pemerintah, mulai kantor SKPD, kecamatan, kelurahan, puskesmas dan sekolah-sekolah dari SD hingga SLTA sejak 3 Mei lalu. Masjid, ormas keagamaan dan perorangan juga secara sukarela ikut serta mengkhatamkan al-Qur'an serempak ini(Humas)



Berita Terkait

Bagikan Artikel :