Baru Tiga Jam Diluncurkan, Banyuwangi Mall Hasilkan 194 Transaksi Online

Rabu, 20 April 2016


Banyuwangi – Usai meluncurkan situs online Banyuwangi-Mall Menteri BUMN, Rini Soemarno melanjutkan kunjungannya ke Rumah Kreatif, pusat operasional Banyuwangi Mall. Di sini, Menteri Rini merasa surprised lantaran baru tiga jam diluncurkan telah terjadi 194 transaksi dengan nilai mencapai Rp 51 juta

Menteri Rini hadir bersama dengan Dirut PT Bank Negara Indonesia Tbk, Achmad Baiquni dan Bupati Abdullah Azwar Anas menyaksikan langsung demo transaksi online Banyuwangi Mall. Pada sebuah layar televisi besar yang terhubung dengan laptop Menteri Rini diperlihatkan proses transaksi mulai dari mendaftar sebagai pembeli, memilih barang yang akan dibeli, melakukan proses pembayaran hingga mendapatkan notifikasi dari admin barang siap dikirim.

“Alhamdulillah proses transaksinya lancar, saya sangat senang, caranya juga mudah. Tadi saya diberitahu, kalau sejak dilaunching jam 3 sore tadi, tercatat sudah ada 194 pembelian online yang angkanya tembus Rp 51 juta. Berarti semua berjalan dengan baik,” kata Menteri Rini usai demo transaksi di Rumah Kreatif, Rabu (20/4).

Salah satu pembeli online Banyuwangi Mall adalah seorang warga Surabaya, Firda Zuraida. Pada dashboard administrator BanyuwangiMall tercatat pada Rabu siang telah melakukan transaksi online di situs ini. Firda pun membeli tas kulit buatan UMKM Banyuwangi seharga 750 ribu.

Banyuwangi siang tadi meluncurkan digital market place yang diberi nama ”Banyuwangi Mall”. Ini merupakan situs belanja khusus bagi pelaku UMKM Banyuwangi yang beralamatkan di www.banyuwangi-mall.com. Pada tahap awal terdapat 165 item produk dan jasa unggulan Banyuwangi dari 28 UMKM unggulan daerah.

Pemkab pun memfasilitasi pembentukan ”Rumah Kreatif” yang berada di Jalan Ahmad Yani sebagai pusat operasional Banyuwangi Mall. Di gedung ini, aktivitas product development, mulai dari administrasi, penanganan order, pengiriman barang, hingga kegiatan kreatif seperti pemotretan produk dan desain grafis UMKM dilakukan.

“Saya mengapreasi rumah kreatif ini karena memberikan dukungan dan kemudahan bagi UMKM untuk bisa memasarkan produknya. Kedepannya saya harap akan makin banyak lagi produk yang dipasarkan di BanyuwangiMall,” harap Menteri Rini.

Rumah Kreatif sendiri dikelola oleh empat orang yang terdiri atas dua orang tim kreatif dan dua orang tim administrasi. Mereka inilah yang bertugas mengontrol semua proses di Banyuwangi-Mall. “Kami merekrut anak-anak muda putra daerah yang berkompeten di bidang IT untuk menangani Banyuwangi Mall,” ujar Anas.

Tim Administrasi bertugas menginput data produk-produk baru sekaligus bertindak sebagai  customer service. Mereka memantau traffic transaksi dan memberikan konfirmasi kepada UMKM. Tak hanya itu, tim admin juga bertindak sebagai tim marketing dengan mempromosikan produk Banyuwangi Mall melalui media sosial.

Sementara itu, tim kreatif bertugas menciptakan tampilan display produk yang menarik. Mulai dari pemotretan produk, editing foto hingga mendesain konten Banyuwangi Mall.

Pemkab Banyuwangi sendiri telah melatih 5.000 pelaku UMKM untuk ditingkatkan kualitas produknya. Untuk mengikuti digital market place melalui www.banyuwangi-mall.com, pelaku UMKM juga mendapatkan pelatihan internet marketing secara bertahap. Sehingga ke depan, para pelaku UMKM tersebut dapat melakukan bisnis on-line secara mandiri. (Humas)



Berita Terkait

Bagikan Artikel :