Bawakan Dua Puisi, Zawawi Imron Pukau Hadirin

Kamis, 28 Mei 2015


BANYUWANGI - KH Zawawi Imron memukau setiap mata yang memandang lewat puisi yang dilantunkannya, Rabu (27/5) malam. Dua puisi bertajuk 'Ibu' dan 'Telur' khusus dibawakan Zawawi yang juga menjadi salah satu hakim MTQ saat  menghadiri ramah tamah Bupati Banyuwangi bersama para dewan hakim di Kantor Pemkab Banyuwangi.

Zawawi yang minta agar puisinya tak diiringi lantunan musik tersebut, membawakan puisi ciptaannya dengan lantang.  Bahkan, dalam puisi ‘Telur’, Zawawi juga menyelipkan nama Bupati Anas di akhir puisinya. “Bupati Anas, jejakku kutinggal disini, tapi senyummu kubawa pergi,” ucapnya disambut tepuk tangan para hadirin.

Berkonsep candle light dinner, acara yang diadakan tepat di depan Lounge Pelayanan Publik Pemkab Banyuwangi ini juga diramaikan iringan musik gambus yang dibawakan oleh grup musik Mayami asal Kalibaru. Irama musik gambus juga terlihat membius para hadirin, seolah mengantarkan ke suasana Timur Tengah yang hangat. Beberapa dewan hakim terlihat ikut menyanyi bersama membawakan lagu berbahasa Arab.

Dalam kesempatan itu, sebagai tuan rumah, Bupati Abdullah Azwar Anas menyampaikan permintaan maafnya atas segala kekurangan dalam penyelenggaraan MTQ ke XXVI ini. "Kami mohon maaf yang
sebesar-besarnya apabila dalam MTQ ini kami masih belum bisa maksimal, terutama dalam memberikan pelayanan kepada njenengan semua," tutur bupati.             

Sementara itu, perwakilan dewan hakim, Fachrurrozi menyatakan rasa terima kasihnya kepada Bupati Anas. "Kami, para dewan hakim berterimakasih atas sambutan Bapak Bupati beserta jajarannya. Semoga hal ini akan makin menguatkan tali silaturrahim kita. Dan apa yang kita kerjakan bernilai ibadah,"ujarnya.

Usai beramah tamah, seluruh rombongan langsung bergeser ke Stadion Diponegoro untuk mengikuti istighosah sekaligus peresmian stadion kebanggaan masyarakat Banyuwangi tersebut. (Humas & Protokol)

 



Berita Terkait

Bagikan Artikel :