Berhasil Tingkatkan Produktivitas, 154 Kelompok Tani Banyuwangi Dapat Bantuan Hand Tractor
Selasa, 6 September 2016
BANYUWANGI – Sebanyak 154 kelompok tani di Kabupaten Banyuwangi mendapatkan bantuan hand tractor dari Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian. Bantuan tersebut diberikan karena kelompok tani di Banyuwangi dinilai mampu meningkatkan produktivitas hasil pertaniannya.
Menurut Kepala Dinas Pertanian Kehutanan dan Perkebunan (Distanhutbun) Banyuwangi, Ikrori Hudanto, bantuan hand tractor dari pemerintah pusat tersebut diberikan lantaran Banyuwangi dianggap berhasil dalam mengembangkan sektor pertanian. Kabupaten di ujung timur Pulau Jawa ini merupakan salah satu lumbung pangan nasional dan Jawa Timur.
Tingkat produktivitas padi di Banyuwangi pun sudah melebihi nasional dan Jawa Timur. Data Badan Pusat Statistik tahun 2015 menunjukkan, produktivitas padi di Banyuwangi mencapai 65,91 kwintal/hektar. Angka ini meningkat dari tahun 2014 yang produktivitasnya 65,06 kwintal/hektar, lebih tinggi dari produktivitas padi nasional yang sebesar 51,35 kwintal/hektar dan Jawa Timur yang sebesar 59,81 kwintal/hektar.
“Bahkan, Banyuwangi juga surplus pangan. Sampai bulan Juni 2016 lalu, terjadi surplus beras mencapai 175.225,03 ton. Atas keberhasilan itu, Kementan pun mengganjarnya dengan bantuan alat dan mesin pertanian dari APBN 2016,” kata Ikrori saat menyerahkan hand tractor tersebut kepada poktan di Kantor Distanhutbun, Senin (5/9).
Menurut dia, hand tractor ini akan sangat membantu petani dalam mempersiapkan lahan tanamnya. Dengan mesin, imbuh dia, proses pengolahan tanah akan jadi lebih mudah dan cepat sehingga lebih hemat biaya.
“Untuk membajak satu hektar sawah, biasanya butuh waktu hingga 15 hari jika dilakukan secara manual. Namun dengan traktor ini, dua hari saja bisa rampung. Tentunya ini lebih efisien dan ekonomis,” tutur Ikrori.
Penyerahan bantuan traktor roda 2 tersebut dilaksanakan secara bertahap mulai hari Senin hingga Rabu (5-7/9). Masing-masing 51 unit diserahkan pada hari pertama dan kedua; serta 52 unit di hari ketiga.
Selain traktor, pada tahun 2016 Banyuwangi mendapatkan bantuan alat dan mesin pertanian sebanyak 680 unit, baik dari provinsi maupun pusat. Bantuan tersebut berupa 166 unit traktor roda dua, 14 unit combine harvester sedang, dan 17 combine harvester kecil. Selain juga 34 rice transplanter, 36 pompa air, 116 power threser multiguna, serta 297 hand sprayer. (Humas).