Besok, Bupati Anas Luncurkan Satgas Pastikan Jajanan Aman untuk Anak
Kamis, 6 April 2017
BANYUWANGI – Maraknya aneka jajanan yang kurang higienis di lingkungan sekolah menjadi perhatian Pemkab Banyuwangi. Mengantisipasi hal tersebut, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas meluncurkan Satuan Tugas (Satgas) Paman Tak Resah (Pemeriksaan Makanan Jajanan Tak Beracun, Enak, Sehat, Aman dan Higienis). Satgas ini akan memastikan makanan yang dijual di lingkungan sekolah tidak mengandung zat berbahaya.
Menurut Anas, asupan makanan sehari-hari sangat berpengaruh pada kesehatan. Khususnya pada anak-anak yang masih dalam masa pertumbuhan. “Bila anak-anak mengkonsumsi jajanan tidak sehat yang mengandung bahan kimia yang berbahaya, ini tidak hanya bahaya bagi kesehatan fisik anak, namun juga akan mengancam tumbuh kembang otaknya,” ujar Anas.
Satgas Paman Tak Resah dibentuk di seluruh sekolah se-Banyuwangi. Anggotanya terdiri atas kepala sekolah dan guru, komite sekolah, tenaga kesehatan puskesmas, dan perwakilan siswa.
Adapun perwakilan siswa tergabung dalam Inspektur Cilik yang secara langsung mengawasi jajanan teman-teman sebayanya. “Ini pengembangan dari program “Inspektur Cilik” yang telah bentuk di tingkat SD. Mereka bagian dalam Satgas ini. Anak-anak yang terpilih ini telah dibekali berbagai pengetahuan sederhana untuk mengidentifikasi jajanan yang sehat dan tidak oleh Puskesmas setempat,” terang Anas.
Kepala Dinas Kesehatan dr Widji Lestariono menambahkan, pemeriksaan jajanan akan dilakukan rutin di tiap sekolah dua bulan sekali. Apabila sampai ditemukan kandungan zat berbahaya, penjual diberi peringatan dan dilarang berjualan.
“Makanan dengan warna-warna terang memang sangat menarik bagi anak-anak. Maka dari itu satgas akan memastikan apakah makanan-makanan yang dijual itu mengandung zat-zat berbahaya atau tidak,” kata dr Rio, sapaan akrab Lestariono.