BKKN Gelar Pembinaan PLKB di Banyuwangi
Jumat, 24 Juni 2016
BKKN Gelar Pembinaan PLKB di Banyuwangi
BANYUWANGI – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) mengadakan pembinaan kepada pejabat eselon III dan Petugas Lini Lapangan/ Penyuluh Keluarga Berencana (PLKB) se wilayah Besuki di Banyuwangi. Kegiatan yang digelar di Pendopo kabupaten, disampaikan Kepala Perwakilan BKKN Provinsi Jawa Timur, Dr Listyawardani, Kamis (23/6).
“Pembinaan ini adalah sebagai langkah pertama konsolidasi Program Kependudukan, KB, dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) dengan para PLKB terkait tugas-tugasnya,” ujar Listyawardani.
Selain itu, kata Listyawardani, mensinergikan PLKB dengan salah satu program -program kependudukan dan pembangunan keluarga. Program kependudukan ini cukup kompleks, cukup kompleks, diantaranya mencakup empat program yakni Pendewasaan usia nikah (PUP), Pemakaian Kontrasepsi, Ketahanan Keluarga, Peningkatan ekonomi produktif.
“Dalam hal ini PLKB harus mampu menggerakkan seluruh komponen masyarakat untuk terlibat aktif dalam program pembangunan keluarga maupun ketahanan keluarga, sehingga bisa terwujud masyarakat dan keluarga yang sejahtera,” ujar Listyawardani.
Terakit ketahanan keluarga, imbuh Listyawardani, peran PLKB sangat besar. PKLB diharapkan bisa memberikan penyuluhan kepada masyarkat termasuk pedampingan kepada remaja, yang notabene menjadi salah satu penyangga komponen ketahanan keluarga.
“Melalui program generasi berencana, kita harus bisa menyiapkan remaja yang hebat. Tidak terjebak pergaulan bebas, narkoba maupun pernikahan dini. Ini juga harus kita entaskan. Karena untuk kasus-kasus negatif remaja, saat ini tengah menjadi problem teratas di wilayah sedang seperti Banyuwangi, Situbondo maupun Jember,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan KB (BPP&KB), Kabupaten Banyuwangi, Moamad Pua Jiwa, menambahkan, dengan dibinanya PLKB ini bisa semakin memantapkan program-program pemerintah, salah satunya Kampung KB yang dilaunching beberapa waktu lalu.
Di Banywuangi sendiri, kata Pua, pelaksanaan program Kampung KB telah dilakukan dan dikoordinir oleh kelompok kerja (pokja) yang ditunjuk dengan surat keputusan (SK) Bupati. Pokja tersebut kata Pua, terdiri atas berbagai unsur mulai dari staf Puskesmas, staf Kantor urusan agama (KUA), hingga Kader PKK desa dan Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) untuk mensuskeskan program mulai kesehatan, pendidikan dan ekonomi.
Untuk mendukung ini, mereka ini sudah mendapatkan pelatihan di Balai Diklat KB di Jember dan Surabaya. Juga mendapatkan sertifikasi pelatihan Contrasepsy Technological Update (CTU). “Dengan bekal pelatihan ini tentunya berbagai program pendampingan untuk masyarakat segera bisa dijalankan,” imbuh Pua Jiwa.
Kegiatan ini diikuti sejumlah sekitar 250 orang terdiri dari pejabat eselon III dan PLKB dari tiga Wilayah Jember, Situbondo dan Banyuwangi. (Humas)