Bupati Anas Ajak Dialog Pedagang soal Rencana Pembangunan Pasar
Selasa, 27 September 2016
Ratusan pedagang pasar berbondong datang ke pendopo untuk menghadiri undangan dialog dengan Bupati Anas, Senin malam (26/9). Saat tiba di pendopo, mereka disambut salawat nabi, lalu diajak makan malam bersama.
Menurut Anas, membangun fasilitas publik semacam pasar ini tidak bisa dilakukan dengan paksaan, apalagi tempat tersebut menjadi sandaran ekonomi banyak warga. Dibutuhkan kesepakatan bersama agar ke depan tempat tersebut semakin nyaman bagi semuanya, baik bagi pedagang maupun masyarakat yang menjadi pembeli.
Undangan dialog tersebut direspons antusias oleh para pedagang. Satu per satu dari mereka pun menyampaikan pendapatnya. Para pedagang setuju Pasar Banyuwangi direhabilitasi, namun dengan tetap memperhatikan sejumlah syarat.
Para pedagang lain juga menyampaikan usulan soal rencana relokasi sementara. Ada pula yang mengutarakan usul menarik soal perhitungan ”hari baik” saat dimulainya pembangunan. "Kalau mulai pembangunan harus hari Senin pahing atau Sabtu pahing. Biar semua selamat nantinya. Ini serius, Pak Bupati," ujar Misnawati, salah seorang pedagang yang hadir dalam dialog tadi malam. Semua yang hadir langsung tergelak mendengar saran tersebut.
Ratusan pedagang pun mendengarkan dengan seksama rencana pembangunan pasar. Mereka pun terlihat puas dengan dialog yang berlangsung cari.
Tahapan pembangunan pasar akan diawali pada tahun ini. APBD Banyuwangi menyiapkan dana untuk kebutuhan relokasi pedagang sebesar Rp 2,4 miliar. “Dananya siap di tahun ini. Kita akan menyiapkan relokasi secara memadai. Tempatnya akan kami cari yang nyaman untuk berjualan, ada fasilitas toilet dan pembuangan limbahnya, dan yang penting tidak terlalu jauh dari lokasi pasar saat ini,” terang Anas.
<p 0cm="" 6pt;text-align:justify;background-image:initial;background-position:initial;background-repeat:initial"="">Tahap awal, pada tahun ini relokasi akan dilakukan di pasar sisi utara. Bila dana mencukupi, relokasi akan dilakukan baik sisi utara maupun selatan. “APBN telah menyiapkan Rp 36 miliar, namun kita tangguhkan karena kita belum siap dana relokasi. Silakan yang mau usul lagi, pokoknya pedagang harus tahu detail agar tidak ada saling prasangka di antara kita. Kalau semua nyaman, berjualan di pasar jadi senang, rezekinya barokah,” kata Anas.
Dialog diakhiri dengan ramah-tamah dan berfoto bersama. (Humas)