Bupati Anas Berbuka Bersama Masyarakat Karangdoro

Minggu, 26 Juni 2016


Bupati Anas Berbuka Bersama Masyarakat Karangdoro

BANYUWANGI –  Sepulang menjalankan ibadah umroh di Tanah Suci Makkah, Bupati Abdullah Azwar Anas langsung menggelar berbuka bersama masyarakat di desa kelahirannya, Desa Karandoro, Tegalsari, Sabtu (25/6).

Buka bersama digelar di kediaman keluarga Bupati Anas yang juga pengasuh Pondok Pesanstren Mabad’ul Ihsan ini diikuti oleh ratusan warga sekitar Desa Karangdoro. Acara yang didahului dengan santunan anak-anak yatim dan tausiyah sebelum berbuka puasa ini cukup hangat dan penuh keakraban.

Tidak ada jeda antara Bupati Anas dan masyarakatnya. Bahkan, saat waktu berbuka tiba,  masyarakat bersama Bupati Anas langsung menuju meja besar untuk berbuka bersama.

Dalam kesempatan ini, Bupati Anas sempat bernosatalgia dengan bercerita mengingat masa kecilnya yang indah bersama teman-teman di Desa Karangdoro.

Bupati Anas pun dengan tampak masih ingat nama-nama teman ataupun warga yang menjadi bagian dalam masa lalunya.  Sambil bernostalgia, Bupati Anas tak lupa juga membagikan kiat sukesnya kepada masyarakat Karangdoro.

Dikatakan Bupati Anas, perjalanan hidupnya bisa menjadi seperti saat ini tidak semulus orang lihat. Namun harus diraih dengan penuh perjuangan. Bupati Anas dibesarkan oleh keluarga yang religus yang penuh nilai-nilai Tauhid.

“Dalam mendidik anak-anaknya orang tua saya, orang tua yang ulet dan menomer satukan tauhid. Artinya apa, keberhasilan saya ini adalah karena semata-mata doa dari orang tua. Sepintar apapun jika tidak ada ridho dari orang tua tidak bisa menjadi seperti ini,” ujarnya.

Ada tiga kiat sukses cara mendidik anak bisa meraih sukses yang dilakukan orang tua Bupati Anas. Yang pertama, mendidik dengan Tauhid. Dengan mengajarkan dan membekali anak dengan ilmu Tauhid.

“Dimanapun anak berada jika jika tauhidnya benar pasti ridho Allah SWT akan selalu bersamanya. Yang kedua, Ihtiar. Berdoa dan berusaha. Dalam suatu usaha tidak akan berhasil jika hanya mengandalkan doa, begitu juga sebaliknya berdo’a saja tanpa berusaha juga tidak akan berhasil,” kata Bupati Anas.

Ketiga, manajemen. Majanamen disini kata Bupati Anas, orang tua harus memanajemen keluarganya. Misalnya membagi kemampuan anak-anaknnya sesuai yang dicita-citakan.    

Usai berbuka bersama di Karangdoro, Bupati Anas melanjutkan kegiatannya dengan sholat taraweh di Masjid Agung Baiturahman, Genteng.

Dalam kesempatan ini Bupati juga banyak menitipkan pesan kepada masyarakat Genteng untuk ikut menjaga Banyuwangi dengan berdoa di malam-malam terakhir bulan Ramadhan.

“Malam di akhir bulan Ramadhan aadalah malam yang mustajabah. Dimalam-malam terakhir ini Allah akan mengabulkan setiap do-a hamba-hambanya. Bahkan dimalam ganjil terakhir ini ada malam Lailatur Qadar, malam yang lebih baik dari seribu bulan. Karena itu, maka kita jangan sia-siakan malam akhir Ramadhan ini dengan tidak berdo’a. Berdoalah, baik doa untuk diri kita maupun keluarga,” ujar Bupati Anas.

Selain itu, lanjut Bupati Anas, jangan lupa doakan Banyuwangi khususnya generasi mudanya. “Kita akhir-akhir ini sangat prihatin dengan kejadian yang menimpa anak-anak muda sekarang. Anak-anak muda banyak yang narkoba, perilaku menyimpang dan sebagainya. Karena itu saya nitip, lewat takmir masjid ini untuk ikut menjaga lingkungan remaja agar lebih baik,” katanya.

Selain itu, Bupati Anas pun juga menyatakan akan terus mendorong kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Banyuwangi.

“Di periode jabatan kedua saya ini, kami ingin menjadikan Banyuwangi lebih baik dari tahun kemarin. Meski belum semua kami kerjakan kami ingin tuntaskan semua kebutuhan masyarakat. Jalan yang sudah dikerjakan akan terus menjadi priorotas utama pemrintah. Begitu juga dengan kesehatan, pemerintah akan terus mendorong masyakatnya hidup sehat dengan memberikan layanan kesehatan yang baik,” ujarnya.

Sementara untuk pendidikan, pemerintah akan terus meningkatkan layanan pendidikan kepada masyarakat, dengan memberikan beasiswa bagi masyarakat tidak mampu untuk ke perguruan tinggi dengan gratis. Pendidikan gratis bagi difabel dan anak yatim piatu yang berprestasi serta memberikan beasiswa bagi para anak-anak penghafal qur’an. (Humas)  

 

 



Berita Terkait

Bagikan Artikel :