Bupati Anas Buka Puasa Bersama Pesapon dan Tokoh Lintas Agama

Rabu, 7 Juni 2017


BANYUWANGI - Pada hari ke sebelas bulan Ramadhan ini, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas berbuka puasa bersama ratusan tukang sapu (pesapon) di Pendopo Kabupaten, Selasa (6/6). Uniknya, acara buka puasa ini juga dihadiri para tokoh lintas agama yang ada di kabupaten The Sunrise of  Java itu. Bukti bahwa kerukunan beragama sangat dijunjung tinggi di daerah ini.

“Kami sengaja mengundang beliau semua untuk ikut dalam acara buka puasa bersama ini.  Alhamdulillah, beliau menyambut baik dan berkenan hadir.  Ini akan menjadi contoh yang baik, bahwa perbedaan tidak selamanya dipermasalahkan, namun bisa menjadi kekuatan untuk bersatu membangun daerah,”  kata Bupati Anas.

Tokoh lintas agama yang hadir saat itu adalah tokoh agama Hindu, Katolik, Tri Dharma, dan beberapa tokoh lainnya. Tokoh agama Katolik, Yos Sumiatna, mengatakan kehadirannya bersama perwakilan lintas agama yang lain dalam rangka menjunjung kerukunan antar umat beragama di Banyuwangi.

“Meskipun tidak berpuasa, kami tetap hadir dalam acara berbuka puasa di pendopo ini. Ini sebagai bentuk toleransi kami terhadap umat muslim,” kata Yos.

Hal serupa juga terlontar dari Ketua Parisadha Hindu Dhrama Indonesia (PHDI) Banyuwangi, Suminto. Menurutnya, bulan Ramadhan menjadi momentum yang tepat untuk membangun persaudaraan, keharmonisan hubungan sebagai satu keluarga besar umat manusia di muka bumi.

Beragama, lanjutnya, bisa menghaluskan budi dan bisa menumbuhkan rasa saling menghormati. Baik dengan kalangan yang seagama maupun yang berbeda agama. “Di bulan Ramadhan umat Islam mendapat kesempatan untuk mensucikan diri dan menghaluskan budi, kami pun ingin melakukan hal yang sama. Meski bukan umat Islam, kami juga bertekat ingin menjaga kerukunan yang benar-benar tulus datang dari hati,” kata dia.

Acara buka puasa bersama ini, juga dihadiri oleh masyarakat di sekitar pendopo maupun Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Banyuwangi.

Malam itu, pendopo kabupaten terlihat lebih ramai dari biasanya. Tak hanya orang dewasa, anak-anak juga tampak menikmati acara berbuka puasa bersama bupati. Usai sholat maghrib berjamaah,  tampak para undangan segera berhamburan menuju meja yang sudah ditata rapi di sekeliling Pendapa. Mereka bergegas memilih menu sesuai selera,  ada rawon,  tonghun,  sate dan gulai kambing dan masih banyak lagi. Tak berbeda dari yang lain,  menu ini juga yang dinikmati bupati Anas maupun undangan. Suasana kekeluargaan pun sangat tampak pada acara yang juga diisi tausiyah oleh Ustad Abdul Ghofar itu.

Sekedar tahu,  total tenaga kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Banyuwangi berjumlah 660 orang.  Mereka terdiri dari 510 orang tenaga harian lepas (THL) kebersihan, ditambah dengan tenaga pemulung sampah di tiga tempat pembuangan akhir sebanyak 150 orang. 

Untuk menjamin keselamatan mereka saat bekerja, pemkab telah mengasuransikan para tenaga THL kebersihan ini. Tak hanya itu, perhatian pemerintah juga diwujudkan dengan memberikan undian tiket umroh gratis kepada pesapon atas prestasi dan jasanya kepada daerah.  

Acara buka puasa bersama ini, dirangkai dengan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) dan perjanjian kerjasama antara pemkab Banyuwangi dengam sejumlah pihak.  Yaitu pemkab Serdang Bedagai,  BPJS kesehatan Divisi Regional VII,  Pengadilan Agama dan Kementerian Agama Banyuwangi,  serta Bank Jatim cabang Banyuwangi. (*).

 



Berita Terkait

Bagikan Artikel :