Bupati Anas Dorong Semangat Gotong Royong Masyarakat Banyuwangi

Senin, 15 Juni 2015


BANYUWANGI- Ajaran-ajaran serta nilai luhur dari sang proklamator kemerdekaan Indonesia, Bung Karno harus selalu tertanam dan terimplementasikan dalam kehidupan masyarakat. Untuk itu, Dewan Pimpinan Cabang  Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPC PDIP) Banyuwangi menggelar seminar nasional yang bertajuk implementasi ideologi pancasila sebagai fundamental kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati bulan Bung Karno  di Gedung Wanita Paramitha Kencana, Senin pagi (15/6).

Dalam acara tersebut, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan sebenarnya banyak sekali nilai luhur yang patut dilestarikan. Namun, gotong royong merupakan nilai luhur yang terpenting yang  bisa diimplementasikan oleh seluruh masyarakat terutama masyarakat Banyuwangi. “Semangat gotong royong harus terus kita dorong. Kalau nilai ini bisa tumbuh dan terjaga, saya yakin akan menjadi kekuatan bagi rakyat Banyuwangi untuk tetap bersatu dan bisa maju,” ungkap Bupati Anas.

Keberhasilan pembangunan Banyuwangi tidak akan bisa tercapai seperti sekarang ini, masih kata Bupati Anas, jika masyarakatnya tidak saling bekerja sama. “Banyuwangi bisa berkembang, maju dalam banyak bidang, serta bisa sukses menggelar even-even besar karena masyarakatnya saling bersinergi. Ini merupakan wujud dari usaha menjaga nilai luhur gotong royong,” tutur Bupati Anas. Intinya, imbuh Bupati Anas, dari nilai luhur yang diajarkan Bung Karno adalah masyarakat bisa sejahtera.

Sementara itu, Ketua DPC PDIP Banyuwangi I Made Cahyana Negara mengatakan acara ini digelar untuk mengenang perjuangan Bung Karno. Selain itu, juga untuk terus menggelorakan nilai luhur yang pernah dia usulkan dan akhirnya bisa menjadi nilai-nilai dasar pancasila yang saat ini menjadi fondasi kehidupan bangsa. “ Sebagai penerus bangsa kita wajib meneruskan semangat Bung Karno. Ia telah  mengajarkan banyak hal seperti gotong royong dan musyawarah mufakat. Dan ini wajib dilestarikan, “ ucap Made yang juga berencana mendorong kegiatan peringatan bulan Bung Karno menjadi program pemerintah daerah, mengingat Bung Karno bukan hanya milik partai tertentu tapi juga menjadi milik bangsa Indonesia.

Acara tersebut  dihadiri oleh  wakil ketua bidang Pemenangan Pemilu, Sony Try Dana. Selain itu, hadir juga dua orang narasumber seminar yakni Dr. Harjono, SH, M.CI dan Dr. Jayus, SH, M.Hum. Segenap undangan dari partai politik juga turut meramaikan acara peringatan bulan Bung Karno sekaligus pembukaan seminar pagi tadi. ( Humas Protokol)  

 



Berita Terkait

Bagikan Artikel :