Bupati Anas Hadiri Dharma Shanti Waisak Bersama Tokoh Lintas Agama

Minggu, 28 Juni 2015


BANYUWANGI - Peringatan dharma Shanti Waisak 2559 yang digelar di Vihara Jaya Manggala Sidomukti, Desa Yosomulyo Kecamatan Gambiran berlangsung meriah, Minggu (28/6). Selain dihadiri Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Wakil Bupati Yusuf Widyatmoko, Sekretaris Daerah Slamet Kariyono, acara ini juga dihadiri biksu dari Thailand, Bhiku Sukamto dan Maha Pandeta Dhammatano yang terhitung sesepuh umat Budha Jawa Timur.

Ketua Wali Umat Budha Indonesia (Walubi) Kabupaten Banyuwangi, Eka Wahyu Widayat , mengatakan Dharma Shanti Waisak ini merupakan ajang menjalin kerukunan antar umat budha setelah merayakan hari raya waisak yang telah dilaksanakan beberapa waktu lalu.

Setiap tahun, lanjut Eka, acara ini digelar dengan semua perwakilan sekte Budha yang ada di Banyuwangi. Umat Budha di Banyuwangi jumlahnya sekitar 6.500 umat. 
"Kita ingin reuni dan berkumpul bareng. Karena ini juga sebagai wahana bagi kami untuk menjalin persaudaraan antar umat," kata Eka.

Istimewanya acara ini juga dihadiri para tokoh lintas agama yang tergabung dalam Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Banyuwangi. Antara lain Ketua Majelis Ulama Indonesia Banyuwangi Moch. Yamin, Ketua Tempat Ibadah Tri Dharma Banyuwangi Indrana Cahyana dan perwakilan dari umat kristiani.

"Sengaja kami undang tokoh lintas karena ini sudah merupakan tradisi kerukunan antar umat beragama di Banyuwangi. Kita bukan sekadar ingin menjalin harmoni di sesama Budha saja, namun kita juga harus memupuk kerukunan dan kebersamaan lintas agama. Ini yang kami yakini yang bisa membawa Banyuwangi hingga seperti sekarang ini kondisinya," kata Eka.

Sementara itu Bupati Banyuwangi , Abdullah Azwar Anas, mengucapkan selamat hari raya waisak dan terima kasih atas kontribusi umat budha yang telah ikut membangun Banyuwangi dengan  sepenuh hati. Apalagi dukungan dan peran tokoh umat beragama dalam menciptakan suasana yang kondusif membuahkan hasil pembangunan yang gemilang.

"Terimaksih kepada semua umat. Mudah-mudahan dengan kegiatan ini jalinan kerukunan antar umat beragama tetap terpelihara. Dengan segala kerendahan hati, saya sebagai pimpinan Banyuwangi selama lima tahun terakhir ini meminta maaf atas segala kekurangan dalam memimpin. Namun dengan segala keterbatasan yang ada, kami tetap melangkah untuk membangun Banyuwangi agar semakin baik," kata  Anas.(Humas & Protokol)



Berita Terkait

Bagikan Artikel :